Bukan Karena Hukuman Murid Membersihkan Lingkungan Sekolah

Bukan karena hukuman, murid membersihkan lingkungan sekolah. Inilah yang kami terapkan di jurusan Animasi SMK N 11 Semarang agar murid memiliki kesadaran. Selama ini banyak dijumpai bahwa ketika murid terlambat mendapatkan punnisment berupa membersihkan lingkungan. Cara itu tidak salah, namun sebagai konsekuensinya akan muncul persepsi bahwa seseorang yang membersihkan lingkungan sekolah karena sedang menjalani hukuman.

Di jurusan Animasi, kami memperlakukan bahwa setiap murid pasti akan mendapatkan jatah membersihkan lingkungan sekolah. Melalui penjadwalan piket, maka dalam satu semester, setiap murid mendapatkan jatah membersihkan lingkungan sekolah hanya sekali. Mereka yang mendapatkan tugas piket, memiliki SOP sebagai berikut: 1) Murid menyapu lantai selasar gedung animax, 2) mengepel lantai selasar gedung animax, 3) membersihkan kusen, jendela, pintu dan kaca. Setelah selesai, murid memiliki kewajiban untuk mengirim dokumentasi ke link yang tersedia yang terhubung menjadi nilai soft skill.

Inilah cara kami membangun kesadaran murid untuk peka terhadap lingkungan sekolah. Dalam kegiatan ini murid juga menuliskan refleksi melalui pertanyaan “Apa saja yang kalian lakukan saat kegiatan Piket Membersihkan Gedung Animax?, Apa yang kalian rasakan dari kegiatan ini? dan Hal baik apa yang kalian peroleh”. Pertanyaan tersebut memantik murid untuk berkesadaran, sehingga apa yang dilakukan murid bukan sekedar menggugurkan kewajiban. Penulis: Diyarko

Related Post

SMK N 11 Semarang Latih Guru Pembuatan Video Pembelajaran

Senin, 5 Desember 2022 SMK Negeri 11 Semarang mengadakan workshop tentang pembuatan video pembelajaran dengan peserta sebanyak 31 guru. Workshop ini bertujuan untuk melatih guru dalam membuat video pembelajaran dalam rangka penyusunan media bukti karya pada platform Merdeka Mengajar dalam bentuk video. Kegiatan workshop dibuka langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikumum, Guntur Darmawan, S.Pd., […]

Pola Pikir BertumbuhJalan Menuju Pembelajaran dan Kehidupan yang Bermakna

Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh tantangan, kemampuan untuk belajar, beradaptasi, dan berkembang menjadi semakin penting. Salah satu pendekatan yang mendasari kemampuan tersebut adalah pola pikir bertumbuh atau growth mindset. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh psikolog Carol S. Dweck dari Stanford University, yang membedakan dua jenis pola pikir utama: fixed mindset (pola […]

SMK Negeri 11 Semarang Raih Penghargaan Peringkat 1 Film “Ayo Rukun” dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I

Semarang – Senin 30 Desember 2024, SMK Negeri 11 Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Terbaik I film “ Ayo Rukun” dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada SMK Negeri 11 Semarang atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan dan budaya toleransi yang digambarakan pada film pendek berjudul “Ayo Rukun” […]