Murid Kelas X Belajar Mengajar

Pagi ini, Senin, 9 Maret 2026, saya mengajar di kelas X Animasi 4. Kali ini materi yang dipelajari adalah karakter full body. Usai melaksanakan mindfullness, pengambilan tekad lima Silla, dilanjutkan dengan pembelajaran di ruang lab.

Saya sengaja berdiri dengan posisi tangan dimasukkan ke saku. Salah satu murid bernama Velodiya yang setiap hari Selasa mengikuti pelatihan bersama alumni. Velodiya saya minta untuk membuat gambar sketsa saya. Saya sengaja meminta Velodiya untuk memberi contoh dan memberikan penjelasan kepada teman-temannya, sekaligus mengecek hasil dari pelatihan yang selama ini diikuti.

Dengan teknik gambar oval kepala, postur tubuh digambarkan dengan enam kepala. Ia juga menggambar tempat pundak, pinggul, sampai ke kaki. Di akhir ia membuat tangan. Usai memberi contoh, murid-murid lainnya mencoba membuat gambar sketsa. Sebagai bentuk penghargaan, saya minta Velodiya untuk membubuhkan tanda tangan acc bagi murid yang gambar sketsanya sudah memenuhi standar anatomi karakter full body.

Bagi Velodiya, memberikan kesempatan untuk mengajar ini sangat bermakna, karena bisa melatih kemampuan berkomunikasi. “Terimakasih Pak Di sudah memberikan saya kesempatan, dulu masa SMP tidak seperti ini, dan saya senang bahwa hari ini bisa berkomunikasi lancar dengan teman sekelas. Saya izin masukkan ke pengembangan diri saya”, ungkap Velodiya. Penulis: Diyarko

Related Post

Animasi SMK N 11 Semarang Mendapatkan Sumbangan Komik Jataka

Hari ini, Senin, 2 Februari 2026,Jurusan Animasi SMK Negeri 11 Semarang mendapatkan sumbangan buku-buku komik Seri Jataka dari Bhante Kheminda, Yayasan Dhammavihari Jakarta. Komik-komik tersebut menceritakan kisah-kisah yang menginspirasi bagi murid-murid untuk terus menjalankan perbuatan baik. Komik bukan sekedar cerita bergambar yang bisa dinikmati oleh murid-murid animasi untuk dibaca dan dipresentasikan di hadapan guru-guru sebagai […]

Animasi Gencar Berliterasi

Miris ketika mendengar berita bahwa kemampuan intelektual orang-orang Indonesia mengalami penurunan bahkan mendekati IQ Gorila. Tamparan keras bagi dunia pendidikan. Level hafalan dan pemahaman masih mendominasi. Jangan-jangan ini karena pembiasaan berliterasi masih sangat minim di kalangan murid dan guru. Kalau gurunya juga tidak berliterasi, bagaimana dengan muridnya. Inilah keprihatinan saya, sehingga saya punya tekad untuk […]

Upacara Memperingati Hari Pramuka Ke-63 SMK Negeri 11 Semarang

Lahirnya Pramuka (Praja Muda Karana) di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional pada kala itu. Menilk pada sejarah kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat penting di Indonesia hal ini bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Sukarno memberikan amanat kepada pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat itu untuk […]