Semarang, Januari 2026 — SMK Negeri 11 Semarang telah melaksanakan realisasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahap 2 Tahun 2025 secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Program BOSP merupakan dukungan pemerintah untuk membantu penyelenggaraan kegiatan operasional satuan pendidikan, baik dalam aspek pembelajaran, administrasi, maupun peningkatan mutu layanan pendidikan.
Pada tahap pertama tahun 2025 ini, SMK Negeri 11 Semarang memfokuskan penggunaan dana pada kegiatan yang menunjang peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan siswa. Adapun rincian kegiatan meliputi :
- Pembiayaan kegiatan pembelajaran dan asesmen — pengadaan bahan ajar, perawatan sarana belajar, serta pelaksanaan asesmen formatif dan sumatif.
- Kegiatan pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan — melalui pelatihan internal dan lokakarya peningkatan profesionalisme guru.
- Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah — termasuk perawatan laboratorium, perbaikan jaringan listrik dan internet, serta kebersihan lingkungan sekolah.
- Dukungan kegiatan ekstrakurikuler dan penguatan karakter siswa, guna mewujudkan murid yang berakhlak, kreatif, dan mandiri.
Kepala SMK Negeri 11 Semarang, Imroatul Azizah, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan penggunaan dana BOSP dilakukan secara partisipatif dan terbuka, melibatkan tim manajemen sekolah serta pengawasan oleh Komite Sekolah.
“Kami memastikan setiap rupiah dana BOSP digunakan secara tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi kegiatan pembelajaran serta peningkatan layanan pendidikan di sekolah,” ungkap beliau.
Realisasi dana BOSP tahap pertama ini juga telah dilaporkan melalui sistem ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah), sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan.
Dengan terselenggaranya penggunaan Dana BOSP Tahap 2 Tahun 2025 ini, diharapkan SMK Negeri 11 Semarang semakin mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berkualitas, dan berdaya saing tinggi sesuai visi :
“Sekolah yang unggul dan berkelanjutan dalam bidang teknologi informasi, seni, dan ekonomi kreatif”

