Animasi Gencar Berliterasi

Miris ketika mendengar berita bahwa kemampuan intelektual orang-orang Indonesia mengalami penurunan bahkan mendekati IQ Gorila. Tamparan keras bagi dunia pendidikan. Level hafalan dan pemahaman masih mendominasi. Jangan-jangan ini karena pembiasaan berliterasi masih sangat minim di kalangan murid dan guru. Kalau gurunya juga tidak berliterasi, bagaimana dengan muridnya.

Inilah keprihatinan saya, sehingga saya punya tekad untuk memasukkan budaya literasi menjadi kegiatan utama di Jurusan Animasi. Caranya adalah mewajibkan murid untuk membaca. Namun kegiatan ini sulit terlaksana apabila tidak dikawal dengan serius. Dari pengalaman semester sebelumnya ternyata budaya literasi murid animasi masih rendah, sehingga di semester genap ini dijadikan sebagai kegiatan yang terhubung dengan penilaian. Murid animasi wajib membaca buku dan dipresentasikan di hadapan guru, dan mengirim foto kegiatan dan laporan rangkuman buku yang dibacanya ke link yang sudah disediakan. Jika sudah melakukan, maka akan masuk menjadi nilai soft skill di jurusan dengan point 1.

Apapun program yang dilakukan memang mudah dilakukan di awal, namun yang paling sulit adalah menjaga konsistensinya. Melalui sistem yang memaksa dan terhubung dengan reward berupa nilai yang otomatis di jurusan, menjadi sistem pengontrol yang efektif agar program tersebut berjalan terus.

Awalnya memang terpaksa, namun ketika budaya ini dilakukan secara terus menerus, saya yakin akan menjadi kebiasaan dan akhirnya membaca menjadi sebuah kebutuhan. Di jurusan animasi, dalam satu semester minimal 10 kali membaca buku dan presentasi di hadapan guru. Semoga bermanfaat. (Penulis: Diyarko)

Related Post

Upacara Memperingati Hari Pramuka Ke-63 SMK Negeri 11 Semarang

Lahirnya Pramuka (Praja Muda Karana) di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional pada kala itu. Menilk pada sejarah kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat penting di Indonesia hal ini bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Sukarno memberikan amanat kepada pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat itu untuk […]

Realisasi Penggunaan Dana BOSP Tahap 2 Tahun 2025 SMK Negeri 11 Semarang

Semarang, Januari 2026 — SMK Negeri 11 Semarang telah melaksanakan realisasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahap 2 Tahun 2025 secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Program BOSP merupakan dukungan pemerintah untuk membantu penyelenggaraan kegiatan operasional satuan pendidikan, baik dalam aspek pembelajaran, administrasi, maupun peningkatan mutu layanan pendidikan. Pada tahap pertama tahun 2025 […]

Penilaian Sumatif Akhir Jenjang

SMK Negeri 11 Semarang mulai hari Senin, 10 April sampai dengan Jumat, 14 April 2023 menyelenggarakan penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ). Setiap harinya dilaksanakan PSAJ dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Kegiatan PSAJ dilaksanakan secara tertulis dengan peserta seluruh siswa kelas XII jurusan Desain Grafis, Produksi Grafika, Multimedia dan Animasi. Kegiatan PSAJ […]