Upacara Memperingati Hari Pramuka Ke-63 SMK Negeri 11 Semarang

Lahirnya Pramuka (Praja Muda Karana) di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional pada kala itu. Menilk pada sejarah kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat penting di Indonesia hal ini bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Sukarno memberikan amanat kepada pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat itu untuk lebih mengefektifkan kepanduan sebagai komponen penting dalam pembangunan bangsa.  Tepat pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat setelah Presiden Sukarno menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keppres Nomor 448 Tahun 1961. Maka dapat disimpulkan Gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) turut berkontribusi dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Hari Pramuka pada tahun ini jatuh pada hari Rabu, 14 Agustus 2024. Tepat pukul 07.00, menggunakan seragam lengkap Pramuka, tampak barisan  rapi seluruh peserta upacara yang terdiri dari seluruh warga sekolah SMK Negeri 11 Semarang. Bertempat di lapangan Krida Khesetra, seketika Lapangan  tampak terlihat coklat dengan barisan barisan lurus berjajar. Hari Pramuka tahun 2024 menandai ulang tahun gerakan Pramukayang ke-63. Tema yang diusung tahun ini adalah “Pramuka Berjiwa Pancasila Menjaga NKRI”, yang menggambarkan semangat Pramuka dalam menjiwai nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adapun yang bertugas sebagai pemimpin upacara yakni Muhammad Nefil Adibta Arif XI TG 5 dan yang bertugas sebagai pembina upacara adalah Kamabigus Pangkalan SMK Negeri 11 Semarang, Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T. Petugas upacara yang meliputi petugas Pengibar Bendera beseta petugas lainnya, terlihat siap dan terlatih,  sehingga upacara dapat terlaksana secara lancar dan hikmat dari awal hingga akhir, diiringi lagu Indonesia raya oleh tim paduan suara, sang Merah Putihpun tampak berkibar memberi warna yang indah kala mata memandang keaangkasa raya.

Pengucapan Pancasila, pengucapan teks UUD 1945, dan pengucapan Dasadarma Pramuka menambah kekhasan upacara hari Pramuka. Pembacaan teks pidato sambutan upacara hari Pramuka 2024 Resmi dari Kwartir Nasional oleh Pembina upaca didengar oleh seluruh peserta upacara secara seksama. Mengutip pada teks pidato tersebut bahwasannya Pramuka sebagai organisasi pendidikan non formal, Gerakan Pramuka realitanya tidak hanya sekadar menangani character building tetapi juga berperan aktif pada bidang lainnya seperti pengabdian masyarakat dan aktif dalam berbagai kegiatan lingkungan. Selain itu, Gerakan Pramuka juga telah melakukan adaptasi teknologi, turut andil dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan membuat Sekolah Pertanian Terpadu yang bekerja sama dengan Food and Agriculture Organization (FAO), memberikan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda secara berkelanjutan, mengembangkan program kewirausahaan dalam rangka berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional, dan Gerakan Pramuka terus melakukan transformasi kurikulum agar bisa beradaptasi dengan kebutuhan zaman saat ini dan pada masa yang akan datang.

Berbeda dengan tahun lalu logo resmi Hari Pramuka 2024 terdiri dari angka “63” dengan desain khusus. Angka “6” dibentuk menyerupai kelopak tunas kelapa, yang menjadi simbol Pramuka Indonesia, sementara angka “3” berperan sebagai penopang, mencerminkan kesatuan dan kekokohan Pramuka dalam mempertahankan semangat kebangsaan​(Logo dan tema ini diharapkan dapat memperkuat citra positif Pramuka di Indonesia, serta mengajak seluruh anggota Pramuka untuk terus berperan aktif dalam menjaga persatuan bangsa. Hal yang menarik pada Upacara Hari Pramuka kali ini, diakhir pelaksanaan upacara ditutup dengan pertunjukan pentas seni dengan menampilkan tari kreasi baru denga judul “Gebyar Nusantara”, tari garapan Sanggar Tari Kareista merupakan jenis tari semi kontemporer dengan memadukan alunan alunan musik dari berbagai penjuru nusantara. Tarian nan cantic dan penuh nilai menggambarkan kekayaan dan keanekaragaman  tradisi dan seni yang ada di Indonesia. Tarian ini memadukan gerakan gerakan khas dan juga alunan intrumental khas daerah nusantara mulai dari aceh , jawa , kalimantan hingga bali yang mempesona. Semakin berkesan kolaborasi antar anggota ambalan Budi Utomo dan R.A. Kartini  yang terdiri dari siswa dan Kakak Pembina Pramuka beserta Kamabigus Pangkalan SMK Negeri 11 Semarang. Sorak sorai tepuk tangan memecah susana menjadi penuh kegembiraan. Selamat Hari Pramuka ke-63, Salam Pramuka….!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Apel Purna Tugas Guru di SMK Negeri 11 Semarang

Semarang, 17 Oktober 2025 – SMK Negeri 11 Semarang menggelar apel khusus dalam rangka purna tugas salah satu guru senior di lapangan Kridha Khsetra, pagi ini. Apel tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan selama bertahun-tahun. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ibu Imro’atul […]

Hadirkan Kolaborasi Organisasi di Sekolah dalam Upacara Bendera

Hari ini, 17 Februari 2023 di SMK Negeri 11 Semarang diselenggarakan upacara bendera. Ada hal yang unik dari kegiatan upacara bendera dibandingkan sebelumnya yaitu menghadirkan petugas upacara yang melibatkan kolaborasi dari semua organisasi yang ada di sekolah. Mengapa hal ini dilakukan? Saya merasa prihatin terhadap sifat dari masing-masing organisasi yang cenderung individual. Antar organisasi seakan-akan […]

Bakti Alumni untuk Animasi

“Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama”, istilah itu bukan sekedar diingat di batin, namun benar-benar direalisasikan oleh seorang alumni yang bernama Iqbal Ramadan. Sejak semester genap tahun 2026, Alumni yang dulunya pernah menjadi pengurus Kerohanian Islam SMK N 11 Semarang meluangkan waktunya untuk berbagi pengalaman dengan adik-adiknya yang duduk dibangku kelas X. Iqbal saat […]