Animasi Gencar Berliterasi

Miris ketika mendengar berita bahwa kemampuan intelektual orang-orang Indonesia mengalami penurunan bahkan mendekati IQ Gorila. Tamparan keras bagi dunia pendidikan. Level hafalan dan pemahaman masih mendominasi. Jangan-jangan ini karena pembiasaan berliterasi masih sangat minim di kalangan murid dan guru. Kalau gurunya juga tidak berliterasi, bagaimana dengan muridnya.

Inilah keprihatinan saya, sehingga saya punya tekad untuk memasukkan budaya literasi menjadi kegiatan utama di Jurusan Animasi. Caranya adalah mewajibkan murid untuk membaca. Namun kegiatan ini sulit terlaksana apabila tidak dikawal dengan serius. Dari pengalaman semester sebelumnya ternyata budaya literasi murid animasi masih rendah, sehingga di semester genap ini dijadikan sebagai kegiatan yang terhubung dengan penilaian. Murid animasi wajib membaca buku dan dipresentasikan di hadapan guru, dan mengirim foto kegiatan dan laporan rangkuman buku yang dibacanya ke link yang sudah disediakan. Jika sudah melakukan, maka akan masuk menjadi nilai soft skill di jurusan dengan point 1.

Apapun program yang dilakukan memang mudah dilakukan di awal, namun yang paling sulit adalah menjaga konsistensinya. Melalui sistem yang memaksa dan terhubung dengan reward berupa nilai yang otomatis di jurusan, menjadi sistem pengontrol yang efektif agar program tersebut berjalan terus.

Awalnya memang terpaksa, namun ketika budaya ini dilakukan secara terus menerus, saya yakin akan menjadi kebiasaan dan akhirnya membaca menjadi sebuah kebutuhan. Di jurusan animasi, dalam satu semester minimal 10 kali membaca buku dan presentasi di hadapan guru. Semoga bermanfaat. (Penulis: Diyarko)

Related Post

Semarak HUT SMK Negeri 11 Semarang Ke-35 Tahun 2025

Semarang – SMK Negeri 11 Semarang menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 pada Kamis, 22 Mei 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang meriah dan sarat makna. Acara dimulai dengan apel bersama di lapangan Krida Ksetra yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, termasuk guru, siswa, serta tenaga kependidikan. Pada momen apel pagi yang khidmat dalam […]

Efektivitas Siklus Belajar 5E terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal HOTS 

Oleh: Erna Suci Murniati A. Pendahuluan Rendahnya kemampuan menyelesaikan soal-soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMP Ibu Kartini menjadi permasalahan yang perlu ditingkatkan. Berdasarkan data raport pendidikan tahun 2022, menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi menginterpretasi dan memahami isi teks sebesar 54,37, rata-rata kompetensi mengevaluasi dan merefleksikan isi teks 53,62. Menurut Nita Oktiva (https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/cara-membuat-soal-hots) menyatakan bahwa […]

Gladi Bersih ANBK 2025 di SMK Negeri 11 Semarang Siapkan Siswa untuk Sukses Asesmen

SMK Negeri 11 Semarang menggelar Gladi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 pada tanggal 28 dan 29 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis dan pemahaman siswa terhadap pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya. ANBK tahun ini diikuti oleh 45 siswa kelas XI dari konsentrasi keahlian Teknik Grafika, Desain Komunikasi Visual, […]