Sekolah Sambil Menjadi Freelancer Animasi

“Selamat sore, pak Diyarko. Saya ingin memberitahu kepada Pak Diyarko, bahwa saya telah menyelesaikan tugas freelancer dari mas Aaq”, lapor Kinan melalui whatsapp. Kalimat yang sederhana, namun bagi saya sangat bermakna. Mengapa bermakna? Laporan tersebut sebagai bukti bahwa kompetensi yang dimiliki Kinan berkaitan dengan animate 3D sudah dihargai oleh pihak studio. Flip studio yang berada di Banyumanik menjadi salah satu yang menghargai kemampuan murid dengan memberikan job freelancer. Bukan masalah uang yang menjadi tolok ukurnya, namun bagaimana murid berlatih menjalankan pekerjaan yang sesungguhnya. Ketika murid masih mengikuti project yang diberikan oleh jurusan, itu berada pada level yang paling rendah, karena project-project tersebut masih bersifat simulasi. Namun ketika murid seperti Kinan sudah laku kompetensinya di salah satu studio, hal itu menunjukkan bahwa pekerjaan yang dilakukan Kinan benar-benar riil sesuai kebutuhan pangsa pasar animasi.

Jurusan Animasi sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kinan, sehingga project freelancer yang ia lakukan bersama Flip studio dapat menjadi pengganti kegiatan pembelajaran saat di ruang lab. Ia tidak perlu mengirim karya yang sama dengan teman-temannya, bahkan murid tersebut diberikan kesempatan untuk memperdalam materi lainnya seperti modeling 3D ataupun sesuai dengan kesukaan murid tersebut yaitu mengembangkan game. Inilah yang disebut dengan pengayaan secara vertikal, karena materi animate 3D sudah dikuasai bahkan sudah dihargai oleh studio, maka ia mendapatkan kesempatan untuk memperdalam materi lainnya.

Di era serba digital ini, pekerjaan freelancer menjadi pekerjaan yang menjanjikan, apalagi sampai pada tahap membuat studio sendiri dan berani menerima pesanan-pesanan dari pangsa pasar internasional. Inilah pembelajaran di jurusan Animasi yang terus dikembangkan dengan memberikan kesempatan kesempatan pengembangan potensi dengan memperhatikan diferensiasi dari setiap individu.

Related Post

SMK Negeri 11 Semarang Gelar Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2025 dengan Khidmat

Raden Ajeng Kartini adalah tokoh wanita yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi di Indonesia. Lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, Kartini merupakan anak dari keluarga bangsawan Jawa. Meskipun lahir dari kalangan priyayi, Kartini tidak lepas dari aturan adat yang membatasi ruang gerak kaum perempuan pada masa itu, termasuk tradisi pingit yang […]

SMK Negeri 11 Semarang Raih Penghargaan Peringkat 1 Film “Ayo Rukun” dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I

Semarang – Senin 30 Desember 2024, SMK Negeri 11 Semarang kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Terbaik I film “ Ayo Rukun” dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi kepada SMK Negeri 11 Semarang atas kontribusinya dalam memajukan pendidikan dan budaya toleransi yang digambarakan pada film pendek berjudul “Ayo Rukun” […]

Pustaka Waca: Pembiasaan Literasi Kompetensi Keahlian Animasi

Membaca buku merupakan pintu gerbang masuknya pengetahuan, namun untuk membiasakan murid membaca membutuhkan effort yang tinggi. Musuh terbesarnya adalah tsunami media sosial, sehingga murid tidak tahan untuk membaca dalam waktu lama. Mereka cenderung mengkonsumsi informasi-informasi yang pendek. Ketika murid-murid saya tawari untuk membaca buku-buku yang disediakan di perpustakaan jurusan animasi, ternyata mereka lebih memilih buku-buku […]