Giat Pustaka Waca di Jurusan Animasi

Saya bersyukur kegiatan giat pustaka waca di jurusan animasi terus dilakukan murid-murid. Hari ini, Senin, 2 Maret 2026, ketika para guru sedang mengikuti pembinaan dari kepala sekolah, murid-murid kelas X yang akan mengikuti pembelajaran dasar-dasar animasi di ruang laboratorium duduk dengan tenang sambil memegang buku untuk dibaca.

Hari ini mereka membaca buku-buku Jataka, sebuah buku tentang cerita-cerita kelahiran Bodhisatta di kehidupan sebelumnya yang selalu menyempurnakan parami-paraminya. Ketika terlahir menjadi pedagang, selalu bertindak jujur, ketika menjadi raja melaksanakan lima Silla dan menjalankan empat sifat Brahma, metta, karuna, mudhita, upheka.

Ada banyak buku Jataka dengan judul yang berbeda-beda yang dibaca oleh setiap murid. Saat guru masuk di kelas, sebagai presensinya, murid satu demi satu presentasi hasil bacaan sambil berkonsultasi tentang karya karakter brust up.

Foto saat presentasi inilah yang digunakan untuk laporan kegiatan literasi yang dikirim ke link untuk memperoleh nilai di jurusan. Penulis: Diyarko

Related Post

Membangun Pemimpin yang Amanah

Jumat, 5 Januari 2024, Tatsqif sebuah Organisasi Kerohanian Islam SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan latihan dasar kepemimpinan dengan tema โ€œMembangun Pemimpin yang Amanahโ€. Pemimpin masa depan yang amanah berawal dari generasi muda yang memiliki kemampuan memimpin yang tanggungjawab. Hal ini tidak lepas dari peran organisasi yang ada di sekolah. Sesuai dengan nama organisasinya yaitu Tatsqif […]

Menyangkal Diri, Pikul Salip dan Mengikuti Dia

SMKN 11 Semarang, 27 Februari 2026 – Siswa-siswi kelas XII beragama Kristen dan Katolik mengikuti Ibadah Gabungan bersama di Ruang Smart Classroom SMKN 11 Semarang. Kegiatan Jumat Rohani dengan tema “Menyangkal Diri, Pikul Salib dan Mengikuti Dia” ini diisi oleh Ibu Dra. Neti Herawati, selaku guru agama Kristen. Kegiatan ini dibuka dengan puji-pujian dan doa […]

Animasi Gencar Berliterasi

Miris ketika mendengar berita bahwa kemampuan intelektual orang-orang Indonesia mengalami penurunan bahkan mendekati IQ Gorila. Tamparan keras bagi dunia pendidikan. Level hafalan dan pemahaman masih mendominasi. Jangan-jangan ini karena pembiasaan berliterasi masih sangat minim di kalangan murid dan guru. Kalau gurunya juga tidak berliterasi, bagaimana dengan muridnya. Inilah keprihatinan saya, sehingga saya punya tekad untuk […]