Undang Guru Bimbingan Konseling Mengajar Wirausaha

Hari ini, Kamis, 2 Maret 2023 saya merasa  senang bisa mengundang Bu Nizar, seorang guru bimbingan konseling yang berwirausaha. Dalam kegiatan ini, Bu Nizar sebagai guru tamu di jurusan Animasi untuk memberikan motivasi dan shaaring pengalamannya mengapa menekuni wirausaha di bidang pembuatan coklat beserta packagingnya. Beliau juga menjadi guru yang menginspirasi anak-anak didik saya karena telah bercerita tentang pengalamannya dari awal yang hanya bermodal Rp 25.000,00 akhirnya pada penjualan pertama mampu menghasilkan Rp 150.000,00. Dari situlah beliau ketagihan untuk memproduksi coklat dengan berbagai bentuk, bahkan memodifikasi bentuk packagingnya sesuai pesanan.

Beberapa hari yang lalu, Bu Nizar meminta contoh hasil karya gambar siswa dan katanya akan dibuatkan sesuatu. Saya Menjadi penasaran akan dibuatkan apa. Ternyata satu hari berikutnya, Bu Nizar menemui saya ke ruangan sambil memberikan satu kotak coklat dengan kemasan gambar saya ketika saya sedang menjadi “Gareng”, tokoh punokawan di dunia pewayangan.

Dari kunjungan bu Nizar ini, saya lebih tertarik untuk mendatangkan Bu Nizar ke kelas saya. Ternyata betul apa yang saya prediksi sebelumnya, peserta didik sangat antusias mendengarkan penjelasan Bu Nizar. Dari rasa ketertarikan inilah, saya langsung meminta Bu Nizar untuk memberikan materi tentang packaging terlebih dahulu untuk minggu depan. Mengapa mereka tertarik? Karena Bu Nizar menawarkan diri untuk menjalin kerjasama dengan anak didik saya, ketika ada orderan pembuatan coklat, maka dapat menggunakan jasa pembuatan packagingnya dengan anak-anak di kelas saya. “Kalau Indonesia memiliki UUD, singkatan dari Undang-Undang Dasar, tapi kalian punya UUD pula dengan singkatan Ujung-Ujungnya Duwit”, ungkap saya di hadapan mereka, yang diikuti dengan gelak tawa dari mereka.

Dari proses mengundang guru BK Berwirausaha di kelas ini memberikan tambahan wawasan tentang wirausaha bagi anak didik. Dengan harapan mereka semakin terpantik untuk meningkatkan kompetensinya di bidang menggambar, mendesain sebagai turunan dari animasi yang dapat digunakan untuk bekal dalam kehidupan nantinya. “Terima kasih Bu Nizar, Selamat bertemu minggu depan”, ungkap seluruh siswa. “Oke, untuk itu siapkan desain gambar yang akan dibuat cover di packagingnya nanti, bawa laptopnya yang sudah memiliki dan yang tidak memiliki nanti akan belajar desain kotaknya”, respon Bu Nizar sebelum meninggalkan kelas. (Penulis: Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Tiga Serangkai terapkan Ilmu Padi dengan Mentoring Pasca PSAT

Waktu penilaian sumatif akhir tahun (PSAT) sudah berakhir, biasanya siswa mengikuti kegiatan remedial ataupun kegiatan class meeting. Berbagai kegiatan dalam class meeting dilakukan untuk mengisi kekosongan jam pembelajaran pasca PSAT. Apa yang dilakukan di jurusan Animasi SMK N 11 Semarang tidak hanya sekedar mengikuti kegiatan class meeting, namun pihak jurusan justru memfasilitasi bertemunya alumni dengan […]

Sudahkah Keluar dari Zona Diam?

Apa sih yang sering dialami oleh siswa usai mengikuti test atau ujian? Umumnya mereka akan lebih santai atau diam dari aktivitas belajar karena merasa bahwa test atau ujian itu aktivitas akhir sehingga sebentar lagi akan memperoleh hasilnya. Ada kepuasan setelah mereka mendapatkan selembar kertas yang berisi angka-angka nilai dan tercatat pula tulisan “Anda naik ke […]

Ketika AI Menguasai, Pendidikan Seperti Apa yang Dibutuhkan?

“Ini adalah video YouTube percakapan dengan LamDa, AI yang mengaku memiliki jiwa seperti manusia. Jika teknologi akan mengubah masa depan kita, pendidikan seperti apa yang kalian butuhkan agar mampu membuat manusia bertahan dengan kemanusiaan dan kecerdasannya?”, tanya saya ke group whatsapp sambil mengirimkan link youtube: https://youtu.be/V6hf63Iu9KI Sengaja saya menyampaikan link youtube ini sebagai bahan referensi […]