Takyiah: Latih Empati Siswa

“Assalamualaikum selamat malam pak, Saya Harits Irsyad Hakim dari kelas X DKV 1 Nomor absen 11 izin tidak masuk sekolah, dikarenakan Ayah Saya meninggal”, sebuah pesan melalui whatsapp dari Pak Taufiq. Pak Taufiq ternyata mendapatkan berita lelayu dari anak didiknya dan diteruskan ke saya.  Sesuai pembiasaan yang dilakukan di SMK Negeri 11 Semarang, berita tersebut saya teruskan ke group perwakilan organisasi dan group OSIS. Saya hanya berpesan di group tersebut bahwa untuk penggalangan dana ke kelas-kelas bisa melibatkan perwakilan dari masing-masing organisasi. Pondasi yang saya bangun saat ini adalah bagaimana mereka terlibat dan berkolaborasi.  Dalam waktu yang cepat dana untuk takyiah sudah terkumpul dan yang berkeliling ke kelas-kelas adalah perwakilan dari masing-masing organisasi yang ada di SMK Negeri 11 Semarang. Setelah dana terkumpul, maka perwakilan beberapa siswa dari kelas X DKV 1, bersama wali kelas Pak Taufiq dan perwakilan dari bidang kesiswaan yaitu Pak Hery Kristanto melakukan takyiah ke rumah duka. Kegiatan takyiah sebagai bentuk latihan riil bagi siswa untuk hidup bermasyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, pasti berhubungan dengan kegiatan sosial seperti takyiah ke tetangga. Kegiatan takyiah ke rumah duka sekaligus untuk melatih empati siswa. (Penulis: Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Prestasi Gemilang Siswa SMK Negeri 11 Semarang di Ajang Nasional dan Regional

SMK Negeri 11 Semarang kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional dan regional, ini membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademis, tetapi juga tentang pengembangan karakter, bakat, dan keterampilan melalui berbagai bidang non-akademik. Kamis 17 Juli 2025 di lapangan Krida Khsetra, siswa-siswi SMK Negeri 11 Semarang melaksanakan upacara bendera, pada pelaksanaan upacara kali ini […]

Biji Di Tanah Gersang yang Tersiram Hujan

Bahagia dan diiringi dengan bulu kuduk saya berdiri terasa merinding. Merinding ini bukan karena ketakutan namun ada perasaan haru ketika Ervindo, siswa kelas XII Produksi Grafika SMK Negeri 11 Semarang bisa tampil menari di hadapan bapak/ibu guru dalam acara purna tugas beberapa guru dan karyawan. Ervindo, mengapa menjadi perhatian saya saat ini, karena anak ini […]