Masuk 5 Besar Lomba Animasi Politik

โ€œAssalamualikum Pak Diyarko, saya mau menginformasikan bahwa saya dan teman-teman yang magang di rans animasi memenangkan lomba animasi politik danย  masuk lima besar pakโ€, ungkap Reynaldi melalui pesan WhatsApp. Dalam pesan tersebut ia juga mengirimkan screenshoot informasi yang datang di emailnya.

Dalam pesan ke emailnya diberitahukan bahwa mereka diundang ke Bandung mengikuti puncak acara awarding tanggal 27 Oktober 2022 pukul 13.30 WIB sampai selesai. Mereka mendapatkan fasilitas menginap di hotel Grand Shunshe Soreang Bandung selama 2 malam.

Kebahagiaan yang bisa saya rasakan dan hanya doa yang bisa saya panjatkan semoga mendapatkan hasil terbaik. Reynaldi bersama Adwa Naila siswa kelas XI serta Zaenal Muchtar kelas XII Animasi SMK Negeri 11 Semarang, saat ini mereka sedang mengikuti magang tahap dua di Rans Animation milik Rafi Ahmad. Reynaldi dan Adwa di saat kelas X mengikuti magang di Pickolab, sedangkan Zaenal Muchtar di saat kelas XI mengikuti magang di Vokasee. Di saat magang inilah mereka mendapat bimbingan dari Mas Tri Susilo Utomo karyawan Rans Anination untuk mengikuti project riil dan akhirnya mengikuti lomba tersebut.

Kegiatan magang merupakan program yang wajib dilakukan oleh siswa SMK, namun dalam pelaksanaannya diperlukan fleksibilitas yang tinggi. Magang yang dilakukan di jurusan animasi SMK N 11 Semarang minimal 6 bulan. Ketika siswa memiliki keinginan magang lebih dari 6 bulan diberikan kebebasan untuk mengikuti, namun sifatnya tidak wajib. Fleksibilitas yang tinggi ini menjadi ciri khas dari program magang yang dilakukan atas kebijaksn kepala sekolah dalam menerapkan pembelajaran diferensiasi. Ketika seorang siswa akan mengembangkan passion dan bakatnya, mereka diberikan keleluasaan untuk belajar di mana saja dan tidak harus secara seragam di dalam kelas. Seperti halnya dengan ketiga siswa tersebut mengajukan diri belajar mandiri di rans animation untuk memperdalam kompetensi animasi 3D. Ini salah satu penerapan kurikulum merdeka yang diibaratkan sebagai kurikulum ala tenda yang mudah dicabut dan dipindah ke mana-mana. Demikian juga dengan program magang yang fleksibel ini memberikan ruang bagi anak didik untuk mengembangkan versi terbaiknya masing-masing. Untuk merealisasikan ini dibutuhkan perubahan mindset dari para guru dan kepala sekolah untuk memberikan ruang kebebasan menjalankan pendidikan yang memanusiakan manusia.

Penulis : Diyarko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Teras Studio, Ruang Baru untuk Berkarya dan Terus Mendunia

Rabu, 22 Januari 2025, SMK Negeri 11 Semarang meresmikan Teaching Factory (TEFA) Teras Studio sebagai ruang baru bagi murid untuk belajar sekaligus berkarya. Kegiatan ini menjadi momen penting karena Teras Studio dihadirkan sebagai tempat praktik yang lebih dekat dengan dunia industri, khususnya di bidang kreatif. Acara dimulai sejak pagi dengan kegiatan Morning Sharing. Murid duduk […]

Berdiskusi dan Berbagi Ilmu Seraya Melaksanakan PTS di SMK 11 Semarang

Semarang, 8 Maret 2023, merupakan jadwal pelaksanaan penilaian akhir semester bagi kelas XI animasi di SMK 11 Semarang. Pada pukul 07.00 puluhan siswa terlihat mengisi ruangan mini teater, duduk rapi siap mengikuti pelaksanaan PTS pada pagi ini. Tak luput dari bimbingan bapak/ibu guru, keberlangsungan kegiatan ini didampingi oleh Pak Diyarko, Pak Taufiq, Bu Sudi Harzuni […]

Sudahkah Keluar dari Zona Diam?

Apa sih yang sering dialami oleh siswa usai mengikuti test atau ujian? Umumnya mereka akan lebih santai atau diam dari aktivitas belajar karena merasa bahwa test atau ujian itu aktivitas akhir sehingga sebentar lagi akan memperoleh hasilnya. Ada kepuasan setelah mereka mendapatkan selembar kertas yang berisi angka-angka nilai dan tercatat pula tulisan โ€œAnda naik ke […]