Teras Studio, Ruang Baru untuk Berkarya dan Terus Mendunia

Rabu, 22 Januari 2025, SMK Negeri 11 Semarang meresmikan Teaching Factory (TEFA) Teras Studio sebagai ruang baru bagi murid untuk belajar sekaligus berkarya. Kegiatan ini menjadi momen penting karena Teras Studio dihadirkan sebagai tempat praktik yang lebih dekat dengan dunia industri, khususnya di bidang kreatif.

Acara dimulai sejak pagi dengan kegiatan Morning Sharing. Murid duduk melingkar dan berdiskusi santai, sementara orang tua menyaksikan dari sisi belakang. Suasana terasa hangat, memperlihatkan bukti proses belajar anak yang sebelumnya mungkin tidak mendapatkan apresiasi oleh orang tua. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, jajaran manajemen, ketua jurusan, guru produktif, CRS, orang tua, dan murid yang bersangkutan.

Peresmian Teras Studio dilaksanakan di Teras Studio oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan 2, Haris Wahyudi, S.Pd., M.Pd. Prosesi berlangsung sederhana namun bermakna, ditandai dengan penyalaan lampu logo Teras Studio dengan memencet tombol dan diiringi musik pembukaan. Dilanjutkan dengan sesi pemotongan tumpeng. Momen ini menjadi simbol peresmian Teaching Factory (TEFA) Teras Grafika.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan di Aula Gedung A Lantai 2. Acara dibuka oleh MC dari murid, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pemutaran video pendek Teaching Factory (TEFA) karya para murid. Beberapa sambutan disampaikan, termasuk dari Kepala Sekolah dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan 02. Dalam sambutannya, disampaikan harapan agar Teras Studio dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai tempat belajar, berlatih, dan menghasilkan karya nyata.

Acara semakin hidup dengan adanya testimoni dari murid selama menjalani kesehariannya dengan aktif di kegiatan-kegiatan kejuruan, dilanjut sesi tanya jawab antara orang tua, murid dan hadirin yang bersangkutan. Melalui sesi ini, terlihat antusiasme dan dukungan orang tua terhadap program Teaching Factory (TEFA) yang dijalankan sekolah. Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa, foto bersama, dan makan bersama.

Dengan hadirnya Teaching Factory (TEFA) Teras Studio, sekolah berharap murid memiliki ruang yang nyaman dan relevan untuk mengembangkan keterampilan. Teras Studio bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi kreativitas dan kesiapan murid menghadapi dunia kerja. Walau tak semua berjalan dengan sempurna, namun setiap kesalahan adalah pelajaran yang menguatkan.

Penulis: Vania Salsabila, Lipikara Jurnalistik

Related Post

Pembuatan Video Clip: Bangkitkan Rasa Cinta terhadap Orang Tua

2 Comments / Edukasi / By Diyarko Membangun kesadaran diri siswa untuk memiliki rasa hormat dan berbakti kepada orang tua, jauh lebih penting daripada menjejali soal-soal yang endingnya hanya untuk mengejar nilai-nilai yang akan dipampang di sebuah dokumen penilaian yang disebut rapport. Nilai-nilai di atas kertas yang selama ini diberikan kepada siswa belum sepenuhnya mencerminkan karakter siswa itu sendiri. […]

SMK Negeri 11 Semarang Lolos 10 Besar Lomba Pencegahan Stunting

Bahagia yang saya rasakan pagi ini, 17 Mei 2024 mendapatkan kabar baik dari Andinie murid kelas X Animasi yang saat ini sudah berada di Animars Studio di Yogyakarta untuk belajar mengikuti project industri di bidang pembuatan gambar-gambar ilustrasi selama 8 bulan. “Selamat pagi Pak Diyarko, saya semalam diberi informasi baru dari pihak lomba stunting Pak”, […]

Haruskah Praktik Kerja Lapangan di kelas XII SMK?

Sudah sejak lama Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan sekolah (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam menginternalisasi dan menerapkan keterampilan karakter dan budaya kerja (soft skills) serta menerapkan, meningkatkan, dan mengembangkan penguasaan kompetensi teknis (hard skills) sesuai dengan konsentrasi keahliannya dan kebutuhan dunia kerja, […]