Berdiskusi dan Berbagi Ilmu Seraya Melaksanakan PTS di SMK 11 Semarang

Semarang, 8 Maret 2023, merupakan jadwal pelaksanaan penilaian akhir semester bagi kelas XI animasi di SMK 11 Semarang. Pada pukul 07.00 puluhan siswa terlihat mengisi ruangan mini teater, duduk rapi siap mengikuti pelaksanaan PTS pada pagi ini. Tak luput dari bimbingan bapak/ibu guru, keberlangsungan kegiatan ini didampingi oleh Pak Diyarko, Pak Taufiq, Bu Sudi Harzuni dan Pak Slamet, sekaligus menjadi guru penilai pada pelaksanaan penilaian tengah semester di jurusan animasi SMK 11 Semarang. Kegiatan PTS dengan mengkolaborasikan antara mata pelajaran ini merupakan salah satu realisasi dari apa yang sering disampaikan oleh Pak Luluk Wibowo, S.ST, M.T tentang bagaimana merealisasikan merdeka belajar. PTS tidak harus memberikan soal-soal di atas kertas hanya mengukur aspek kognitif saja, tapi justru dengan presentasi project akan muncul lompatan-lompatan kompetensi seperti bagaimana siswa meningkatkan kepercayaan diri, membangun komunikasi, membuat perencanaan dan bagaimana merealisasikan perencanaan dalam wujud berkarya tidak hanya untuk lingkup nasional tapi justru lingkup yang lebih luas dalam skala internasional.

SMK 11 Semarang merupakan salah satu sekolah kejuruan yang menjalankan GSM, pelaksanaan PTS kelas XI animasi menjadi salah satu contoh dari jalannya program GSM di SMK 11 Semarang. Berbeda dengan sekolah lain yang umumnya mengerjakan soal, di jurusan animasi siswa memiliki project dan mempresentasikan progres atau hasil dari kinerja yang sudah dilaksanakan dari jauh– jauh hari. Tema dari PTS kali ini adalah pembuatan film animasi dan asset digital pada marketplace internasional, siswa dibebaskan membentuk sebuah kelompok/individu untuk menguploud hasil karya pada market place internasional seperti sutterstock, adobe stock, creatif fabrica, threadless maupun fiver. Dalam pemilihan project, siswa memiliki kebebasan untuk menuangkan seluruh kreativitasnya dalam sebuah karya, sehingga berbagai jenis karya unik dipresentasikan pada pagi ini.

Beragam market place yang digunakan, beragam juga karya yang ditampilakan. Mulai dari design 3d interior, desain 3d produk, illustrasi 2d, fotografi, animasi 3d, animasi 2d, bahkan sampai pembuatan game juga dijadikan project dalam PTS jurusan animasi. Hasil dari karya tiap siswa/kelompok akan di upload ke beberapa market place seperti, dribble, shutter stock, adobe stock, threadless, fiverr maupun youtube, dan kemudian akan menguploud karya sebanyak target yang sudah di rencanakan. Selama kegiatan berlangsung, atmosfer ruangan terasa seperti rumah bagi para siswa, kebebasan berpendapat, canda tawa yang terus mengikuti jalannya kegiatan, diskusi atar murid dan masukan dari guru pembimbing, membuat presentasi tiap siswa berjalan dengan baik.

Kegiatan ini menimbulkan dampak yang membekas dalam pelaksanaan pembelajaran di jurusan animasi SMK 11 Semarang, keharmonisan antar kelas dan siswa, semakin terjalin baik karena banyaknya diskusi yang tercipta, dan kegiatan ini dapat menambah kapasitas pengentahuan mengenai keahlian kopetensi tiap siswa, akan terus dilaksanakan dalam pembelajaran di SMK 11 Semarang. (Penulis: Giwang Dinar Rahajeng, Kelas X Animasi SMK N 11 Semarang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Pantik Konsistensi untuk Membangun GRIT

Salah satu ciri keberhasilan pembelajaran sebenarnya bukan terletak pada tingginya nilai yang diperoleh siswa. Ketika nilai menjadi satu-satunya tolok ukur, maka sebenarnya kita sebagai guru sedang bermain dengan cara-cara finite game, di satu sisi pendidikan itu sendiri merupakan infinite game. Ketika arah pembelajaran hanya untuk memperoleh nilai-nilai yang tinggi sebagai tolok ukur keberhasilannya, maka kita […]

Personal Branding Siswa Kelas X Animasi melalui Market Place

Branding diri merupakan bagian penting dan semestinya dilakukan oleh siswa sejak dini, apalagi siswa tersebut sudah memiliki keinginan untuk masuk SMK di bidang industri kreatif. Sejak awal, siswa kelas X  Animasi SMK Negeri 11 Semarang sudah ditanamkan untuk terus berkarya sebagai portofolio mereka. Dari portofolio itulah, mereka sebenarnya dapat melakukan personal branding. Sejak pertama siswa […]

Membangun GRIT Siswa Animasi dengan Challenge Menjual Karya

Mengajar dan mendidik itu bukan sekedar memberikan materi dan tugas. Seringkali kita sebagai guru terjebak dengan pola lama yaitu memberikan materi, memberikan penugasan dan berakhir dengan penilaian, titik. Mengajar dan mendidik hanya berakhir dengan sebuah penilaian dengan angka-angka di atas kertas. Fix mindset inilah yang membuat peserta didik semakin kerdil, tidak bisa berkembang sesuai dengan […]