Kerohanian Buddha “Widya Dharma” Mendapatkan Sumbangan Buku-buku Damma

Pagi ini, Jumat, 13 Februari 2026, Kerohanian Buddha “Widya Dharma” SMK Negeri 11 Semarang mendapatkan sumbangan buku-buku Dhamma dari Bu Dian Pratiwi, Pimpinan Parita Punnati Indonesia. Buku-buku damma sangat bermanfaat untuk sumber belajar tentang ajaran Buddha. Anggota kerohanian Buddha meskipun hanya ada 2 siswa, namun mereka terus belajar damma dari berbagai sumber. Tidak hanya melalui diskusi damma bersama guru agama Buddha yaitu Pak Daryono, S.Ag, M.Si, namun mereka belajar dari buku-buku damma yang tersedia.

Sumbangan buku-buku dhamma tersebut juga menambah perbendaharaan perpustakaan cetya Widya dharma SMK N 11 Semarang. Semoga menjadi berkah utama dan bermanfaat untuk pengetahuan damma untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Related Post

Pemilihan Ketua dan Wakil OSIS Prayatna Maitri SMK N 11 Semarang

Pemilihan Ketua dan Wakil Osis SMK Negeri 11 Semarang Tahun 2025Semarang – Suasana pagi di SMK Negeri 11 Semarang pada Senin, 20 Oktober 2025, terasa lebih ramai dari hari-hari biasanya. Sekolah melaksanakan Pemilihan Ketua dan Wakil OSIS untuk tahun ajaran 2025/2026. Seluruh siswa – siswi SMK Negeri 11 Semarang dan para guru untuk memberikan suaranya.Proses […]

Puja Bhakti Siswa Buddha

Semarang, Jumat, 7 November 2025. Gema parita suci berkumandang di cetya Widya Dharma SMK Negeri 11 Semarang. Meskipun hanya ada 2 siswa yang beragama Buddha, Pradita kelas XII DKV dan Nova kelas X Teknik Grafika dari 1700 siswa yang ada di SMK N 11 Semarang, mereka berdua mendapatkan kemerdekaan untuk melaksanakan Puja Bhakti pagi di […]

Widya Nritya SMK N 11 Semarang Meriahkan Hari Tari Sedunia

Tiga penari yang semuanya masih kelas X dari SMK Negeri 11 nampak lincah dan kompak ketika menampilkan kepiawaiannya dalam olah gerak yang diiringi musik tradisional. Terlihat semakin klasik karena penampilannya berada di Joglo yang dimiliki SMK Negeri 11 Semarang. Ketiga siswa tersebut bukan dari jurusan seni tari, namun dengan latihan yang tidak terlalu lama ketiga […]