Widya Nataka: Wadah Berlatih Teater

Jurusan Animasi saat ini memiliki organisasi sebagai wadah untuk berlatih bersama tentang teater. Organisasi tersebut disebut Widya Nataka. Widya memiliki arti pengetahuan dan Nataka memiliki arti teater. Widya nataka dibentuk atas usulan dari beberapa murid yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang teater. Seganten, salah satu murid kelas X Animasi 4 mengusulkan kepada ketua jurusan animasi agar diberikan ruang ekspresi agar bisa mengembangkan kemampuannya di bidang teater. Saya selaku ketua jurusan sangat bahagia ketika murid memiliki keinginan untuk mengembangkan kompetensi tersebut, karena sangat dibutuhkan di bidang animasi. Mereka yang tergabung dalam organisasi ini dapat berlatih olah intonasi, memahami karakter suara dan ekspresi yang sangat dibutuhkan saat dubbing. Melalui wadah ini, mereka dapat berlatih monolog, membuat story telling, teater, bahkan produknya dapat digabungkan dengan komik yang akan menjadi komik digital dengan suara, bahkan bisa digabungkan dengan animasi.

Warna merah pada tulisan teater sebagai simbol keberanian untuk berproses agar bisa tampil dalam setiap pertunjukan yang akan diselenggarakan di internal sekolah maupun di luar sekolah. Saat ini siswa yang tergabung dalam Widya Nataka sedang mempersiapkan diri berlatih monolog.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

SMK N 11 Semarang Kerjakan Film Animasi Cerita Rakyat dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Animasi SMK Negeri 11 Semarang, kali ketiga dipercaya oleh Pusat Pengembangan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemdikbudristek untuk memproduksi film animasi cerita rakyat.  Di tahun-tahun sebelumnya, Tim Animax SMK Negeri 11 Semarang pernah menjadi finalis dan juara ke-3 tingkat nasional dengan judul “Legenda Baru Klinthing”. Di tahun 2022 ini, modelnya […]

Konsisten Berkarya bukan Mengejar Nilai

Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) tinggal sehari yaitu besok, 7 Juni 2023. Pada umumnya setelah siswa akan fokus pada penilaian tersebut. Mereka cenderung akan mencari gurunya meminta remedial, yang intinya untuk mengejar nilai-nilai yang masih dipandang rendah. Pola-pola ini ternyata tidak berlaku oleh sebagian besar siswa di jurusan Animasi SMK N 11 Semarang.  Mereka ternyata fokus […]

Pantik Konsistensi untuk Membangun GRIT

Salah satu ciri keberhasilan pembelajaran sebenarnya bukan terletak pada tingginya nilai yang diperoleh siswa. Ketika nilai menjadi satu-satunya tolok ukur, maka sebenarnya kita sebagai guru sedang bermain dengan cara-cara finite game, di satu sisi pendidikan itu sendiri merupakan infinite game. Ketika arah pembelajaran hanya untuk memperoleh nilai-nilai yang tinggi sebagai tolok ukur keberhasilannya, maka kita […]