Siswa Animasi Pimpin Kerohanian Islam SMK N 11 Semarang

Mudhita Citta (ikut berbahagia) atas terpilihnya Muhammad Bayu Syahputra siswa kelas X Animasi sebagai ketua kerohanian Islam di SMK Negeri 11 Semarang. Siswa yang pembawaannya sangat sederhana, dengan gaya ngomong yang apa adanya membuat siapa saja bisa dekat dengannya. Namun di balik itu semua, ternyata ia menyimpan potensi sebagai pemimpin. Mudhita Citta juga untuk Daffa Abyan Kasim, siswa kelas X Animasi yang menjadi wakilnya.

Kerohanian Islam Tatsqif SMK Negeri 11 Semarang sebagai salah satu organisasi yang mewadahi siswa-siswa yang beragama Islam untuk belajar bagaimana menjalankan roda organisasi dengan jiwa kolaboratif.

Tatsqif merupakan akronim dari Tarbiyah tsaqafiyah memiliki arti kajian keislaman yang membentuk pemahaman yang benar tentang Islam, memperkokoh kesiapan ilmu dan mental siswa agar dapat ikut bangkit bersama dakwah hingga menjadi siswa yang produktif.

Rohani Islam, ekstrakurikuler bersifat religius yang bukan sekedar membaca al quran dan mengamalkan ibadah lainnya. Ekstrakurikuler ini memiliki tujuan khusus untuk memberi pemahaman lebih kepada siswa siswi untuk memperkuat dinding iman, mendakwahkan ilmu serta menegakkan adab. Di dalam ekstra ini para siswa dan siswi diajak untuk mempelajari dan menebarkan manfaat berlandaskan al quran dan hadist di tengah era globalisasi. Selain itu, tujuan dibentuknya ekstra ini adalah untuk memperkokoh kesiapan mental dan mendapatkan ketenangan batin. Batin adalah tonggak utama untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Esa, saling mengingatkan dan menjaga dari hal hal buruk tentu menjadi kewajiban bersama. Demi menciptakan generasi pemimpin yang adil, visioner, dan inspiratif, bersama saling melindungi mengharapkan ridho Allah semata, sampai dipertemukan kembali suatu saat nanti. Hal ini diungkapkan oleh Aisyah siswa kelas X Animasi yang juga terpilih sebagai ketua Nisa atau ketua Rohis putri. Mudhita Citta untuk Aisyah.

Semoga ananda Bayu, Daffa dan Aisyah bisa memimpin kerohanian Islam Tatsqif yang lebih terbuka terhadap perubahan zaman, mengawal toleransi. Api semangat toleransi inilah yang akan membawa pada kedamaian. (Penulis: Sasana Rakhita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Gladi Bersih ANBK 2025 di SMK Negeri 11 Semarang Siapkan Siswa untuk Sukses Asesmen

SMK Negeri 11 Semarang menggelar Gladi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 pada tanggal 28 dan 29 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memastikan kesiapan teknis dan pemahaman siswa terhadap pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya. ANBK tahun ini diikuti oleh 45 siswa kelas XI dari konsentrasi keahlian Teknik Grafika, Desain Komunikasi Visual, […]

Animasi Gencar Berliterasi

Miris ketika mendengar berita bahwa kemampuan intelektual orang-orang Indonesia mengalami penurunan bahkan mendekati IQ Gorila. Tamparan keras bagi dunia pendidikan. Level hafalan dan pemahaman masih mendominasi. Jangan-jangan ini karena pembiasaan berliterasi masih sangat minim di kalangan murid dan guru. Kalau gurunya juga tidak berliterasi, bagaimana dengan muridnya. Inilah keprihatinan saya, sehingga saya punya tekad untuk […]

Sistem Memaksa Berliterasi di Jurusan Animasi

Literasi menjadi landasan yang paling kokoh untuk membangun kreativitas. Tanpa literasi, mustahil kreativitas akan terbentuk. Literasi menjadi pintu masuknya pengetahuan. Jurusan Animasi konsen untuk membudayakan literasi ini. Ada satu sistem yang memaksa agar murid-murid animasi melakukan kegiatan literasi berupa pengiriman kegiatan literasi dari setiap individu ke link yang sudah disediakan dan masuk menjadi nilao soft […]