Refleksi Siswa dalam Kegiatan Ekstra Painting

โ€œSaya merasa lebih berani membuat sketsa tanpa pensil,  sebelumnya masih ragu ragu dan hasilnya jelek tapi sekarang sudah mulai bagus, dan kemarin sama hari ini saya belajar campuran warna yang dibimbing oleh mas Androโ€, ungkap Yosepta.  Ungkapan Yosepta tersebut merupakan salah satu refleksi siswa terhadap kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ekstra painting. Ekstra painting di bawah asuhan dan bimbingan Pak Sindu Lintang secara kontinyu melakukan proses latihan. Meskipun rapport sudah akan dibagi, namun kegiatan ekstra ini terus dilaksanakan, karena ekstra ini benar-benar sebagai wadah bagi siswa untuk belajar painting tanpa embel-embel mendapatkan nilai. Latihan mereka benar-benar untuk meningkatkan skill dan endingnya adalah mampu menerima order dari pihak luar.

Beberapa bulan yang lalu, kegiatan ekstra painting ini melakukan proses latihan painting dengan media dinding, namun beberapa minggu ini mereka berlatih painting dengan media kaos.

Meskipun ruangan yang dipakai masih tergolong sempit, karena bersebelahan dengan ruang manual yang berada di lantai 2 gedung animax, peserta ekstra ini benar-benar menikmati proses belajar painting. Alumni juga memiliki peran besar terhadap berlangsungnya kegiatan ini. Andromeda yang baru saja lulus dari jurusan Animasi SMK Negeri 11 Semarang dan diterima di Jurusan Seni Rupa UNNES, selalu siap menemani adik-adik kelasnya yang belajar painting.

Menurut penuturan Yosepta, kegiatan ekstra painting ini benar-benar meningkatkan skillnya. โ€œBagi saya 8 pak yang minus 2 belum tahu pasti pemilihan warna dan terkadang catnya rembesโ€, ungkap Yosepta ketika ditanya posisi skor dirinya tentang kemampuan dirinya di bidang painting.

Hasil Painting Yosepta
Hasil Painting Yosepta

Refleksi merupakan bagian yang terpenting dari setiap kegiatan. Refleksi melalui pertanyaan-pertanyaan untuk mengevaluasi dirinya sendiri. Hasil karya siswa tidak lagi dibandingkan dengan standar-standar yang ada, apalagi ini dibidang seni, namun justru siswa diminta melakukan penilaian terhadap dirinya sendiri dan dibandingkan dengan sebelumnya. Dari pertanyaan tersebut siswa menjadi sadar bahwa dirinya perlu melatih lagi untuk meningkatkan skillnya (Penulis: Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMK N 11 Semarang

“Sekitar 35 tahun yang lalu, ketika bapak seusiamu masih remaja, hiburan yang bapak dapatkan paling banter dari TVRI, bahkan untuk melihat film di bioskop saja sulit. Artinya informasi yang didapatkan sangat terbatas dan itu jauh berbeda dengan saat ini. Cukup dengan android yang kalian pegang, kalian mendapatkan informasi dari mana saja. Dampak negatifnya, situs-situs pornografi […]

PMR Wira Karuna SMK N 11 Semarang Ikuti Pelatihan Kader Kesehatan Remaja

Semarang, 7 Juni 2023, Palang Merah Remaja (PMR) Wira Karuna SMK Negeri 11 Semarang bekerjasama Puskesmas Padangsari Kecamatan Banyumanik melaksanakan kegiatan pelatihan kader kesehatan remaja. Pelatihan yang dilaksanakan di ruang mini teater SMK N 11 Semarang dibuka langsung oleh kepala sekolah, Drs. Luluk Wiwowo, S.ST.M.T yang dihadiri pula dr. Puriyanto selaku kepala Puskesmas Padangsari. Dalam […]

Kelompok Pecinta Alam SMK N 11 Semarang Laksanakan Aksi Nyata

Hari ini, Senin, 12 Juni 2023 lima siswa yang akan mengikuti pendidikan dan latihan dasar Pecinta Alam melaksanakan aksi nyata terlebih dahulu. Kelima siswa tersebut adalah Vincentius Adyatama, Najwa Novi, Marchela Cindy, Nicholas dan Marceel Darda yang semuanya masih duduk di bangku kelas X. Pada tanggal 24 Juni 2023 akan mengadakan pendidikan dan latihan dasar […]