Kelompok Pecinta Alam SMK N 11 Semarang Laksanakan Aksi Nyata

Hari ini, Senin, 12 Juni 2023 lima siswa yang akan mengikuti pendidikan dan latihan dasar Pecinta Alam melaksanakan aksi nyata terlebih dahulu. Kelima siswa tersebut adalah Vincentius Adyatama, Najwa Novi, Marchela Cindy, Nicholas dan Marceel Darda yang semuanya masih duduk di bangku kelas X. Pada tanggal 24 Juni 2023 akan mengadakan pendidikan dan latihan dasar Pencinta Alam di Gunung Ungaran. Setelah mendapatkan persetujuan dari orang tua siswa, Ketua Panitia Nadja, mengajukan proposal dan perijinan kepada sekolah. Menurut Pak Irfan, selaku pembina ekstrakurikuler Pecinta Alam menyatakan bahwa pendidikan dan latihan dasar ini bertujuan untuk pengenalan anggota terhadap alam dan berlatih dasar-dasar pendakian di bawah pembimbing yang sudah berpengalaman naik gunung Ungaran.

Sebelum mereka melakukan pendidikan dan latihan dasar, kelima siswa didampingi oleh ketua Panitia melaporkan kepada saya dan meminta ijin untuk melaksanakan kegiatan pada tanggal 24 Juni 2023 yang akan datang. Dari laporan dan perijinan tersebut, justru saya bertanya kepada mereka, “Aksi nyata apa yang dapat kalian lakukan sebagai bentuk rasa cinta kepada sekolah sebelum melakukan kegiatan pendidikan dan latihan dasar Pecinta Alam?”, tanya saya. Mereka sepakat untuk menyisir lingkungan sekolah dan mengambil sampah-sampah plastik. “Bagus, laksanakan dan segera laporkan setelah selesai kegiatan aksi nyata, semoga kegiatan pendidikan dan latihan dasar dapat berjalan dengan lancar, selamat sampai tujuan dan kembali sampai di rumah juga selamat”, ungkap saya memberikan respon pada mereka.

Inilah yang mereka lakukan sebagai bentuk bakti para pecinta alam ini terhadap lingkungan sekolah yang mereka cintai. “Assalamu’alaikum, selamat  siang Pak Diyarko saya marchela dari ekstra pecinta alam pak. Dari kegiatan aksi nyata ini saya merasakan bahwa kegiatan ini, saya menjadi lebih sadar bahwa masih banyak pencemaran lingkungan bahkan di lingkungan sekolah. Jadi dengan adanya kegiatan ini saya turut melestarikan alam. Dan yang akan dilakukan selanjutnya, mungkin dari segi ekstra akan mengadakan kegiatan bersih-bersih sekolah lalu menanam pohon atau kegiatan alam lainnya”, ungkap Marchela.

“Assalamualaikumm selamat  siang pak Diyarko saya najwa novi dari ekstra pecinta alam pak. Yang saya rasakan dari kegiatan ini saya lebih sadar bahwa masih banyak pencemaran lingkungan di sekitar kita termasuk sekolahan kita. Jadi dengan adanya kegiatan ini saya ikut melestarikan alam dengan tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi sampah plastik. Untuk kedepannya mungkin dari ekstra maupun siswa yang lain bisa lebih menjaga dan melestarikan lingkungan terutama disekolahan kita, terimakasih”, ungkap Najwa.

Menurut Nadia, selaku ketua panitia pendidikan dan latihan dasar kelompok pecinta alam merasa senang dengan kegiatan aksi nyata ini. Menjaga kebersihan lingkungan sekolah sangat berguna karena lingkungan yang bersih tercipta kehidupan yang nyaman, sejuk, dan sehat. Dengan membersihkan sampah pelastik di lingkungan sekolah, maka kita dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat.

Sederhana apa yang kami lakukan untuk memantik mereka, semoga kegiatan ini menjadi budaya yang terus dilestarikan bagi para Pencinta Alam sebelum melaksanakan kegiatan di luar. Cintailah Jagat cilik terlebih dahulu sebelum mencintai jagat yang lebih besar. Itulah pesan kepada para peserta ekstrakurikuler pecinta alam (Penulis: Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Pengukuhan Pengurus PMR Wira Karuna SMK Negeri 11 Semarang

Jumat, 26 Januari 2024, di Joglo Widya Bakti Sala SMK Negeri 11 Semarang diselenggarakan upacara pengukuhan Pengurus Palang Merah Remaja (PMR) Wira Karuna Angkatan 34 masa bakti Tahun 2024-2025. Upacara pengukuhan berlangsung dengan hikmat. Diawali dengan laporan pemimpin upacara dan dilanjutkan dengan menyayikan Lagu Indonesia Raya dan penghormatan kepada Bendera Merah Putih membuat bulu kudukku […]

Unjuk Kerja Ekstra Kurikuler Tari Widya Nritya

Nilai di atas kertas tidak selalu menjadi patokan kecerdasan murid-murid. Maka dari itu, Ekstrakurikuler Tari Tradisional dan Modern Dance Widya Nritya SMK Negeri 11 Semarang melakukan Penilaian Akhir Semester dari penampilan-penampilan tari pada hari Sabtu, 6 November 2025. Belasan peserta grup tari berkumpul di gedung A SMK Negeri 11 Semarang, akan membawakan 13 jenis tari […]

Curhatan Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus

Saya membaca status whatsapp dari salah satu orang tua siswa yang memiliki kebutuhan khusus yang memposting di Instagramnya yang berisi curahan hatinya bagaimana lika-liku pelayanan pendidikan bagi anaknya. Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan, termasuk anak yang memiliki kebutuhan khusus.  Meskipun Sekolah Menengah Atas Negeri atau Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Jawa Tengah diwajibkan […]