Lomba Lagu Kristiani Dekatkan Keimanan

Pluralisme menjadi konsen tersendiri di bidang kesiswaan. Ketika para siswa memiliki jiwa pluralisme yang tinggi dan mampu bertoleransi dengan perbedaan agama, suku dan budaya yang berbeda maka ketika hidup di masyarakat akan siap menjadi warga negara yang baik. Bentuk pluralisme yang kami ajarkan kepada siswa adalah membuat suatu kegiatan-kegiatan yang menyeimbangkan porsi antara yang beragama mayoritas dan minoritas. Di bidang kesiswaan, kami bekerjasama dengan bidang kerohanian Islam dan kerohanian Kristiani membuat kegiatan berupa lomba Dai, lomba tillawah untuk yang beragama Islam serta lomba bercerita Alkitab dan lagu rohani untuk yang beragama Kristiani. Sederhana yang kami lakukan, di samping itu untuk mencari bibit atau bakat yang bisa untuk persiapan lomba yang sering diselenggarakan oleh Departemen Agama.

Menyanyikan lagu rohani kristiani merupakan salah satu bidang perlombaan yang diselenggarakan untuk siswa yang beragama Kristen dan Katolik. Masing-masing kelas yang ada siswa Kristiani wajib mengirim minimal satu lagu dan boleh beregu. Dalam menyanyikan lagu rohani ini sangat diharapkan dengan diiringi musik, sehingga bakat dan talenta di bidang musik pun bisa terlihat. 

Lomba ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap kepercayaan diri siswa untuk tampil yang optimal, namun melalui lomba ini ternyata berdampak pula terhadap peningkatan keimanannya dalam beragama. Mereka juga merasa senang dengan kegiatan ini, apalagi kegiatan ini dipandang jarang sekali dilakukan sebelumnya.  Menurut Angelica, salah satu peserta lomba memberikan saran untuk lebih sering diadakan lomba bernyanyi lagu rohani. “Yang kami rasakan saat mengikuti kegiatan lomba menyanyi lagu rohani adalah kami sangat senang dan tertarik untuk mengikutinya, jarang sekali ada lomba”, uangkap Angelica. Menurut perwakilan siswa kelas X PPLG 4 dengan mengikuti lomba menyanyikan lagu rohani, mereka dapat menghayati arti kasih Tuhan , mengerti kasih Allah.  “Yang kami rasakan dari kegiatan ini adalah kami bisa memuliakan nama Tuhan bersyukur selalu, dan manfaat yang kami peroleh adalah memahami bahwa mengikuti dan memuliakan Yesus membawa keuntungan dalam hidup”, ungkap Loise.  “Yang saya pikirkan dari kegiatan ini adalah membentuk saya untuk mengasah bakat saya. Yang saya rasakan campur aduk karena saya belum pernah lomba nyanyi dan manfaat yang saya peroleh yaitu saya bisa meningkatkan kepercayaan diri”, uangkap Febi siswa kelas X Animasi yang baru pertama kali mengikuti lomba seperti ini. “Yang kami pikirkan adalah bagaimana cara memuji Tuhan dengan suasana berbeda, dan yang kami rasakan yaitu senang yang pastinya karena kami bisa memuji nama Tuhan bersama teman-teman dan juga kami bisa mengembangkan kemampuan potensi/talenta kami di bidang musik yang kami dapat dari Tuhan dari even ini. Manfaat yang kami dapat adalah bisa lebih dekat satu sama lain dan juga melatih kekompakan kami jika nantinya akan ada even seperti ini lagi mungkin kami akan lebih baik”, ungkap Obrian.

Sekilas nampak sederhana yang kami lakukan, bahkan kami tidak memberikan hadiah yang besar. Karena pada intinya kami di kesiswaan hanya ingin mencari bakat, potensi dan yang lebih penting lagi adalah mengajarkan tentang pluralisme dalam tataran aplikatif. Namun di balik kesederhanaan ini, ternyata ada sisi-sisi yang dirasakan positif oleh siswa antara lain menambah kepercayaan diri, merasakan senang karena bakat dan potensinya dapat tersalurkan, menambah kekompakan dalam berkolaborasi serta ada kedekatan jiwa anak dengan Tuhannya. (Penulis: Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

SMK Negeri 11 Semarang Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Semarang – Suasana pagi di lapangan Krida Kshetra SMK Negeri 11 Semarang, Rabu, 01 Oktober 2025, terasa lebih berbeda dari biasanya, karena hari ini melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Seluruh siswa, guru, hingga staff sekolah berkumpul untuk mengikuti upacara tersebut. Upacara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan pasukan paskibra yang mengawali upacara, dan kemudian […]

Upacara Hari Guru Nasional Tahun 2025

Semarang – Suasana pagi di lapangan sekolah pada Selasa, 25 November 2025 terasa lebih istimewa dari biasanya. Seluruh warga sekolah mengikuti Upacara Hari Guru Nasional 2025 sebagai bentuk penghormatan kepada para pendidik yang telah mengabdi dalam dunia pendidikan. Para guru, staf, dan siswa hadir memenuhi lapangan dengan khidmat dan penuh antusias. Upacara dimulai pukul 07.00 […]

Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMK N 11 Semarang

“Sekitar 35 tahun yang lalu, ketika bapak seusiamu masih remaja, hiburan yang bapak dapatkan paling banter dari TVRI, bahkan untuk melihat film di bioskop saja sulit. Artinya informasi yang didapatkan sangat terbatas dan itu jauh berbeda dengan saat ini. Cukup dengan android yang kalian pegang, kalian mendapatkan informasi dari mana saja. Dampak negatifnya, situs-situs pornografi […]