Jumat, 23 Januari 2026. Persekutuan umat nasrani khususnya Rokhat atau yang biasanya disebut Rohani Katholik menyelenggarakan kegiatan doa bagi yang beragama Katholik. Tema yang diusung adalah “Menjadi rendah hati, jujur, dan bertanggung jawab”. Kegiatan ini dipimpin oleh Dra. M.G. Eko Sri Windaryati. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.00 WIB – selesai, dilaksanakan di ruang P 2.4. Murid-murid nasrani kelas X, XI, dan XII berkumpul untuk melakukan puja pujian persembahan dan doa sebelum firman mulai disampaikan.

Firman yang diambil dari 1 Samuel 24:3-21. Dalam bacaan ini diceritakan tentang Daud dan Raja Saul. Saul sedang mengejar Daud karena iri dan ingin membunuhnya. Pada suatu waktu, Saul masuk ke sebuah gua untuk beristirahat, tanpa menyadari bahwa Daud dan para pengikutnya sedang bersembunyi di dalam gua itu. Para pengikut Daud menganggap kejadian ini sebagai kesempatan untuk membunuh Saul. Namun Daud menolak melakukannya karena ia menghormati Saul sebagai raja yang dipilih Tuhan. Daud hanya memotong ujung jubah Saul sebagai tanda bahwa ia sebenarnya mampu mencelakai Saul, tetapi tidak mau melakukannya. Setelah Saul keluar dari gua, Daud menunjukkan potongan jubah tersebut dan menjelaskan bahwa ia tidak berniat jahat. Saul tersentuh dan menyadari kesalahannya. Ia mengakui bahwa Daud lebih benar darinya dan menangis karena terharu.
Makna bacaan ini adalah Daud memberi teladan tentang pengampunan, kesabaran, dan ketaatan kepada Tuhan meskipun diperlakukan tidak adil.
Bacaan Injil (Markus 3:13–19) Yesus naik ke sebuah bukit dan memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya. Dari banyak murid, Yesus memilih dua belas orang untuk menjadi rasul. Mereka dipanggil untuk menyertai Yesus, mewartakan Injil, dan melanjutkan karya-Nya. Para rasul yang dipilih berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa Yesus memanggil siapa saja sesuai kehendak-Nya, bukan karena kehebatan atau keistimewaan manusia. Makna bacaan Injil ini adalah setiap orang dipanggil oleh Tuhan untuk melayani sesuai perannya masing-masing.
Penjelasan tentang doa Rosario.
Doa Rosario adalah doa yang dilakukan dengan mendaraskan doa-doa Gereja sambil merenungkan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan Yesus dan Maria. Melalui doa Rosario, umat diajak untuk semakin dekat dengan Tuhan dan meneladani iman serta ketaatan Bunda Maria. Rosario membantu umat untuk berdoa dengan tenang, tekun, dan penuh pengharapan.
Adapun ibadat sabda adalah ibadat yang berpusat pada pembacaan dan pendengaran sabda Tuhan yang terdapat dalam Kitab Suci. Ibadat ini biasanya dilaksanakan ketika tidak ada imam, seperti dalam ibadat lingkungan, sekolah, atau doa bersama umat. Ibadat sabda membantu umat memahami pesan Tuhan dan merenungkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ibadah berfungsi untuk mendekatkan manusia kepada Tuhan, menumbuhkan iman, dan membimbing umat agar hidup sesuai dengan ajaran Tuhan. Melalui ibadah, umat belajar bersyukur, memohon pertolongan, dan memperbaiki sikap hidup agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Firman sederhana inilah yang mampu mengajak seluruh siswa-siswi Katholik SMKN 11 Semarang sadar bahwa kita juga harus menjadi teladan dan terang bagi sekitar kita. Selalu memegang teguh ajaran firman Tuhan di berbagai permasalahan dunia.
Ditulis oleh : Nazwa Aisha Devita X DKV 3




