Guru Melek Media!SMK Negeri 11 Semarang Adakan Pelatihan Jurnalistik Interaktif

SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan Workshop Jurnalistik khusus bagi bapak dan ibu guru. Kegiatan berlangsung pada 31 Juli 2025, bertempat di ruang Mini Teater sekolah. Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penguatan kompetensi guru dalam bidang literasi dan publikasi, sekaligus mendukung budaya menulis di lingkungan sekolah. Workshop ini diikuti dengan antusias oleh para guru dari berbagai program keahlian (Teknik Gravika, Animasi, Dkv, PPLG)  dan masing masing bidang diataranya bidang kurikulum, kesiswaan, hubungan masyarakat, managemen mutu, sarana dan prasarana jenjang pengajaran.

Mengawali kegiatan workshop pada harini dengan pengarahan Kepala SMK Negeri 11 Semarang Ibu Imro’atul Azizzah, S.Pd., M.Si., yang diwakilkan kepada Bapak Darwito S. Pd. Menghimbau agar bapak ibu guru tetap konsisten mempublikasikan kegiatan kegiatan sekolah yang menarik dan informatif, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang bermanfaat. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Bapak Muhammad Royani, S.Kom., seorang praktisi jurnalistik dan penggiat literasi digital yang telah berpengalaman di bidang media pendidikan dan sosial media. Dalam paparannya, beliau membagikan berbagai pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik, mulai dari teknik penulisan berita yang efektif, kaidah bahasa jurnalistik, hingga strategi publikasi konten sekolah melalui media daring. Penyampaian materi berlangsung interaktif, disertai praktik langsung agar peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan secara nyata.

Terasa ringan namun berisi, materi yang di sampaikan narasumber menambah wawasan peserta workshop. Diskusi dan tanya jawab turut membangun suasana akrab antara peserta dan pemateri. Selain itu, Bapak Royani juga menekankan pentingnya peran guru sebagai agen informasi yang mampu menyampaikan berbagai kegiatan positif sekolah kepada publik secara cerdas dan bertanggung jawab. Dengan kemampuan jurnalistik yang baik, guru diharapkan mampu menjadi kontributor aktif dalam membangun citra positif sekolah serta memperluas jangkauan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Kegiatan workshop ini menjadi langkah awal yang strategis dalam mengembangkan budaya literasi di SMK Negeri 11 Semarang. Harapannya, melalui pelatihan ini para guru dapat terus mengembangkan kemampuan jurnalistik mereka dan terlibat aktif dalam pengelolaan media informasi sekolah, baik dalam bentuk berita, artikel, video dan audio visual, yang pada muaranya dapat disiarkan pada platform media sosial resmi sekolah.

                                                                                     Penulis: Dessy Cahyaningrum, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

SMK Negeri 11 Semarang Gelar Upacara HUT RI Ke-77

SMK Negeri 11 Semarang menggelar upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 pada hari Rabu (17/8). Upacara ini dilaksanakan di lapangan utama SMK Negeri 11 Semarang yang diikuti seluruh guru, karyawan, siswa, dan alumni. Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T. yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun kemerdekaan ini kita jadikan […]

Penyerahan Bantuan Seragam Dari Alumni SMK Negeri 11 Semarang dan Penyerahan Ijazah

Perwakilan Alumni SMK Negeri 11 Semarang tahun pelajaran 2021/ 2022 pada hari ini menyerahkan bantuan seragam sekolah bagi siswa baru kelas X yang baru saja menjadi bagian keluarga besar SMK Negeri 11 Semarang. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk rasa sosial untuk membantu mengurangi beban orang tua bagi siswa yang kurang mampu. Seragam sekolah yang diberikan […]

Tumuju Ayahan Anyar

Gurit: kagem pak Ronald TUMUJU AYAHAN ANYAR Dak suwun sliramu tansah sigrak.Kaya jogete tari,Sing ndadekake resep tumrape panyawang..Dak suwun sliramu isih panggah, manembah manekung.Nyenyuwun marang Gusti..Nadyan ora uwal jroning panandhang.Kaadhepana!Kanthi pasuryan padhang..Tawakal anggonnya nglampahi.Tumeka yuswa panjang kanggo leladi.Marang kulawarga, brayat masyarakat.Munggahè bangsa, nagara miwah agami. Mung sajumput gurit dadia pamiwit.Mecak margining gesang.Kang memantharan cahya, kanggo […]