MPLS Ramah 2025 di SMKN 11 Semarang Resmi Dimulai

Semarang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 11 Semarang tahun pelajaran 2025/2026 resmi dibuka hari ini, Senin (14/7). Sesuai ketentuan Kementerian Pusat dan Daerah kegiatan MPLS belangsung lima (5) hari. Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah Kridha Khsetra dan dibuka secara simbolis oleh Kepala Sekolah Ibu Imro’atul Azizah, S.Pd., M.Si., melalui penyematan tanda peserta MPLS kepada perwakilan siswa baru dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol semangat menyambut generasi baru.

Di hadapan seluruh siswa kelas XI dan XII serta 568 merupakn siswa baru di kelas X, pembina upacara Ibu Azizah menyampaikan pentingnya masa MPLS sebagai langkah awal membentuk karakter siswa yang unggul dan berdaya saing. “Selamat datang saya ucapkan kepada siswa baru di SMKN 11 Semarang, selamat mengikuti MPLS dengan penih semangat dan gembira sebagai titik awal dalam menempuh cita-cita dan harapan baru. Mari kita wujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan, ramah, dan membangun karakter kuat,” ucap beliau di hadapan para peserta dan guru.

Mengusung tema MPLS Ramah 2025, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan kreatif. MPLS tahun ini juga memperkenalkan program unggulan baru bertajuk SAPA (Setiap Hari Pungut Sampah), sebuah gerakan kepedulian lingkungan yang akan menjadi budaya bersih dan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Selama masa MPLS, peserta didik baru akan mendapatkan berbagai materi pembinaan, antara lain: Anti-Bullying, Pencegahan Isu Napza, Isu Judi Online, Kebijakan Pendidikan Vokasi dan Roadmap Sekolah, Kerja Sama dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) serta Program PKL. Selain itu, siswa juga dikenalkan pada Tata Tertib, Budaya Sekolah, Struktur Organisasi Satuan Pendidikan, LKS dan program ekstrakurikuler, serta Teknik dan Cara Belajar di SMK.

Tidak hanya itu, kegiatan MPLS juga diisi dengan pelatihan kedisiplinan melalui PBB, TUB, Wawasan Kebangsaan, serta diskusi tentang isu-isu kekinian. Materi ini diberikan untuk menanamkan karakter Pancasila, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan dalam diri siswa sejak awal masuk sekolah. MPLS Ramah 2025 ini menjadi wujud nyata SMKN 11 Semarang dalam menciptakan lulusan yang tidak hanya kompetitif secara akademik dan vokasional, tetapi juga berkarakter kuat, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global di dunia usaha, industri, dan ekonomi kreatif. Dengan semangat SMK Bisa, SMK Hebat, Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia, SMKN 11 Semarang terus bersinergi dan berprestasi.

Penulis: Dessy Cahyaningrum, S.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

SMK Negeri 11 Semarang Gelar Bhakti Sosial dalam Rangka MPLS, Salurkan Bantuan ke Dua Panti Asuhan

Semarang – Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025-2026, SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pada Kamis (24/7). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian MPLS yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada para peserta didik baru. Tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, MPLS di SMK Negeri 11 juga […]

Menjadi Teladan: Persekutuan Umat Kristen SMK N 11 Semarang

Jumat, 23 Januari 2026. Persekutuan umat nasrani khususnya RohKris atau Rohani Kristen menyelenggarakan kegiatan doa dengan tema “Menjadi Teladan”. Kegiatan ini dipimpin oleh Bapak Herry Kristanto, S.Pd. Murid murid nasrani kelas X, XI dan XII berkumpul untuk melakukan puji pujian persembahan dan doa sebelum firman mulai di sampaikan. Firman hari ini terambil dari 1 Timotius […]

Dahsyatnya Vibrasi Positif

Fleyer di atas merupakan hasil buatan salah satu pengurus OSIS SMK Negeri 11 Semarang. Fleyer yang menggambarkan informasi tentang kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Pengurus OSIS mengambil tema tentang personal branding. Ini adalah materi LDK yang sebelumnya telah dilakukan LDK dengan materi GRIT, pluralisme dan menyelesaikan empat tantangan berupa wawancara, project sosial, kewirausahaan dan kerja […]