Semarang – Para guru dan tenaga kependidikan SMK Negeri 11 Semarang melaksanakan acara halal bihalal pada Selasa, 7 April 2025. Kegiatan ini digelar setelah sesi foto bersama yang berlangsung di lapangan Wirya Khsetra. Dengan mengusung tema “GRAFIKA SYAWALAN”, acara ini menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antar guru dan tenaga kependidikan dalam suasana penuh kehangatan pasca-Idulfitri. Dalam sambutannya, kepala SMK Negeri 11 Semarang, Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T., menyampaikan pentingnya menjaga semangat kekeluargaan di lingkungan sekolah. Beliau berharap momen halal bihalal ini menjadi titik awal untuk memupuk tali silaturahmi sehingga kolaboras dan semangat kerja para guru di lingkungan sekolah semakin baik dan terjaga. “Semoga dengan tema GRAFIKA SYAWALAN, kita semua bisa lebih solid dan harmonis dalam membimbing siswa,” ujarnya.


Acara berlangsung sederhana namun penuh makna, diawali doa seraya memanjatkan segala permohonan kepada Allah SWT, dengan khusuk seluruh guru, staf dan karyawan mengamini setiap lantunan doa yang dipanjatkan oleh Bapak Abdullah Munif. Acara dilanjutkan dengan saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan, para guru tampak antusias mengikuti kegiatan ini, hal ini terlihat dari suasana akrab dan canda tawa yang mengisi ruangan. Kesan yang tersirat pada tiap raut wajah bahagia dalam kebersamaan dan rasa syukur di momen Syawal ini. Kegiatan halal bihalal tidak hanya menjadi wadah saling maaf memaafkan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kekeluargaan dan kerja sama di lingkungan kerja. SMK Negeri 11 Semarang dan berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan pendidikan.


SMK Negeri 11 Semarang menggelar acara halal bihalal hari kedua pada Rabu, 8 April 2025, sebagai bagian dari tradisi usai perayaan Idulfitri. Kegiatan ini dilaksanakan setelah apel pagi di lapangan Khrida Khsetra dan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf tata usaha dan karyawan. Pada Apel pagi ini Kepala Sekolah dalam pidatonya, mewakili diri pribadi, guru dan staff karyawan memohon maaf apabila ada kekurangan dalam hal pelayanan ke pada peserta didik. Bapak Luluk juga mengajak seluruh peserta untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi. Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang introspeksi diri dan memperbaiki hubungan antarsesama, baik dalam lingkungan sekolah maupun di luar. “Mari kita kembali suci dan memperkuat semangat kebersamaan,” imbuhnya.
Selesai apel, seluruh tenaga kependidikan berbaris sejajar, kemudian acara dilanjutkan dengan saling bersalaman antara siswa dan guru, yang berlangsung dengan tertib dan penuh rasa hormat. Tidak sedikit siswa yang tampak haru saat berjabat tangan dengan para guru dan teman-temannya, sebagai simbol permintaan maaf dan saling memaafkan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti momen tersebut. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa, agar senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga SMK Negeri 11 Semarang menjadi lebih harmonis dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar.
“Di hari yang fitri ini, SMK Negeri 11 Semarang mengucapkan Minal aidin Wal faizin, mohon maaf lahir dan batin “ !
Penulis : Dessy C.

