Bentuk pelaksanaan pendidikan di Dunia Usaha atau Dunia Industri yang kerap disebut dengan (DuDi) yang diterapkan kepada peserta didik dalam bentuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau Pemagangan. Selaras dengan komitmen untuk memberikan pengalaman praktis kepada siswa, SMK Negeri 11 Semarang siap menerjunkan siswa dan siswi untuk melaksanakan Program Keahlian Lapangan (PKL). PKL adalah bagian integral dari misi sekolah dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pada hari Senin, 29 Juli 2024, sejumlah 242 siswa, terdiri dari tujuh kelas, dari tiga program konsentrasi keahlian diantaranya konsentrasi keahlian PPLG dan Gim, konsentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV), dan konsentrasi keahlian Animasi. Seluruh siswa tersebut mengikuti kegiatan pembeklan PKL gelombang dua (2), yang berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 29, 30 dan 31 Juli 2024. Bertempat di lapangan Wirya Khsetra tepat pukul 09.00 selurus siswa PKL berbaris rapi siap menerima materi pembekalan.

Dalam acara tersebut Kepala Sekolah SMK Negeri 11 Semarang Bapak Drs. Luluk Wibowo, S.St., M.T. membuka kegiatan pembekalan dengan memberikan arahan dan motivasi kepada para siswa. Dalam sambutannya Bapak Luluk memberikan penekanan pada pentingnya PKL sebagai kesempatan bagi siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan dan ketrampilan yang telah mereka pelajari di sekolah ke dalam dunia kerja yang nyata. Beliau juga menyinggung tentang pentingnya karakter baik seperti kerja keras, disiplin, dan integritas yang harus dijunjung tinggi selama menjadi siswa magang. Menjaga nama almamater sekolah sebagai siswa yang baik menjadi salah satu tugas melekat sebagai siswa PKL SMK Negeri 11 Semarang, imbuh pidato kepala sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Bapak Darwito, S.Pd. turut hadir dan memberikan beberapa informasi penting guna kelancaran siswa magang yang akan diterjunkan selama enam (6) bulan lamanya yang berlangsung dari bulan Juli sampai dengan bulan Desember tahun 2024. Bapak Darwito menghimbau beberapa hal terkait keselamatan siswa dalam melakasanakan tugas sebagai siswa magang yakni tentag proteksi diri dalam menjaga keselamatan diri sendiri ketika bekerja sebagai karyawan pada perusahaan atau industri yang mempekerjakan mereka. Kehati-hatian, ketelitian dan fokus pada pekerjaan adalah kunci keprofesionalan kita sebagai karyawan. Adapun pemaparan yang lain Beliau membahas tentang Dunia Industri dan Dunia Kerja atau disingkat (Iduka) adalah program integrasi kurikulum pendidikan yang diselenggarakan pemerintah Indonesia kepada perguruan tinggi vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja.


Pembekalan PKL diakhiri dengan arahan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Rubadi, S.Ds. Beliau menyampaikan terkait nilai selama PKL berlangsung. Sebagai siswa magang, nilai yang diperoleh dari guru pembimbing magang yang berasal dari perusahaan atau industri terintegrasi pada Kurikulum Merdeka. Kewajiban lain dari siswa magang yakni seluruh siswa wajib mengikuti grub kelas (class room), guna mempermudah siswa dalam belajar dan pengerjaan tugas tugas belajar dari sekolah. Selama enam (6) bulan menjadi siswa magang mereka juga memiliki kewajiban mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) sebagai syarat pengisian rapot sekolah. Besar harapannya setelah siswa menyelesaikan program magang ini, siswa siswi SMK Negeri 11 Semarang dapat menyerap seluruh ilmu dari pengalaman mereka melaksanakan PKL dan kelak mereka dapat menjadi generasi penerus yang mampu berdaya saing tinggi khususnya di dunia kerja industri maupun kewirausahaan.



