Gelar Karya, Berbagi dan Belajar Bersama

Gelar karya, sudah tidak asing lagi bagi siswa siswi jurusan animasi di SMK 11 Semarang. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk menunjukan passion ke seluruh warga sekolah. Gelar karya rutin dilakukan setiap berakhirnya masa pembelajaran atau akhir semester. Pada hari Kamis 15 Desember 2022, kegiatan ini nampak matang dilaksanakan pada pagi hari di mini teater SMK 11 Semarang. Gelar karya kali ini dilaksanakan oleh siswa kelas X animasi dan perwakilan kelas XII Animasi yang sudah selesai melaksanakan project riil pembuatan film cerita rakyat. Siswa kelas X Animasi diwajibkan untuk menampilkan 5 karya terbaiknya. Dalam kegiatan gelar karya ini, ada sebuah pengalaman yang berharga bagi panitia untuk menunjukkan kecerdasan kolektifnya. Setiap kelas memiliki wakil untuk menjadi panitia untuk mengatur jalannnya kegiatan gelar karya.

Sorakan demi sorakan, menggema memenuhi ruangan teater SMK 11 Semarang. Karyanya pun banyak jenisnya, animasi 2D, 3D, manual, digital, lukisan, satu dua berkomedi dalam karyanya yang membuat suasana teater menjadi lebih asyik.

Selain menggelar karya tiap siswa, pentas seni juga diadakan pada kegiatan ini, tiap kelas diminta untuk menampilkan sebuah pertunjukan seni dengan tema bebas. Menari, menyanyi, menjadi pengisi memeriahkan acara. Kelas X Animasi 1 menampilkan tarian denok, kelas X Animasi 2 menampilkan performa menyanyi, kelas X Animasi 3 menampilkan perwakilan siswa untuk menggambar secara langsung dan kelas X Animasi 4 menampilkan dance.

Kelas 12 animasi pun ikut serta dalam kegiatan ini, tayangan animasi 2d yang sudah 3 bulan di kerjakan oleh beberapa anak di tampilkan. Animasi yang menceritakan sebuah cerita rakyat dengan ciri khas karakter yang unik. Siswi kelas 12 animasi sekaligus mementoring para adik adiknya, menjelaskan bagaimana tahapan mereka dalam membuat animasi tersebut.

Tak hanya membuat sebuah karya dan memamerkannya, di SMK 11 Semarang kegiatan berbagi dan belajar bersama menjadi cara pembelajaran yang terus di terapkan sehari-hari. (Penulis: Giwang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

“Pernikahan Dini” antara Sekolah dan Industri

Bahagia ketika 6 siswa kelas X Animasi SMK Negeri 11 Semarang diterima untuk mengikuti magang atau praktik kerja lapangan. Nesya, Yasin, Benedictus, Delvito, Rafael dan Farel setelah mengirimkan portofolio berupa tes pembuatan modeling 3D menggunakan software blender, akhirnya diterima magang di Keitoto. Dari 10 siswa yang mengikuti seleksi, ada 6 siswa yang layak untuk mengikuti […]

Belajar Menjadi Manusia yang Peduli

Semarang, 25 Juli 2026 — Pendidikan sejatinya bukan hanya tentang mengasah kecerdasan, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semangat itulah yang terus ditanamkan di Jurusan Animasi SMK Negeri 11 Semarang melalui program Project Sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter setiap peserta didik. Dalam program ini, setiap siswa diwajibkan melaksanakan sedikitnya lima […]

Mentoring Karena Kesadaran Diri

Membangun budaya dibutuhkan waktu yang lama dan diperlukan pantikan-pantikan secara terus menerus sehingga apa yang dilakukan siswa bukan sekedar menjadi habbit namun tumbuh kesadaran diri. Untuk membentuk budaya mentoring perlu dilakukan sistem yang awalnya sedikit memaksa, namun lama kelamaan proses memaksa tersebut harus dilepaskan sehingga yang muncul adalah kesadaran diri untuk berbagi melalui program mentoring. […]