SMK Negeri 11 Semarang Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025

Menilik kembali pada sejarah, Hari Lahir Pancasila  merujuk pada pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI. Dalam pidato tersebut, Bung Karno untuk pertama kalinya mengemukakan lima asas dasar negara yang kemudian dikenal dengan nama “Pancasila.” Tanggal ini kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Lahir Pancasila oleh pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, dan diperingati setiap tahunnya.

Hari Lahir Pancasila memiliki makna yang mendalam bagi generasi muda, khususnya pelajar , sebagai momentum untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila Pancasila. Melalui peringatan ini, siswa diajak untuk menanamkan sikap toleransi, semangat persatuan, dan rasa cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga panduan moral dan etika dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berjiwa nasionalis. Dengan memahami makna Hari Lahir Pancasila, pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan positif yang menjaga keutuhan bangsa dan meneruskan perjuangan para pendiri negara terdahulu.

Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan upacara bendera pada Senin 2 Juni 2025. Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan di lapangan utama sekolah. Bertindak sebagai pembina upacara yakni Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T., selaku Kepala SMKN 11 Semarang. Dalam amanatnya, Drs. Luluk Wibowo menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah kemajuan zaman dan tantangan global. “Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dan etika dalam berbangsa dan bernegara. Sudah saatnya generasi muda tidak hanya memahami, tetapi juga mengamalkan Pancasila dalam setiap tindakan,” tegasnya di hadapan peserta upacara. Di tengah tengah pidatonya, beliau juga mengucapkan selamat kepada 34 siswa alumni SMKN 11 Semarang  atas diterimanya pada perguruan tinggi negeri melalu jalur SNBT tahun 2025.

Di tengah lapangan Krida Khsetra Pembina upacara juga membacakan teks pidato dari Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP). Kutipan teks pidato tersebut berisi  “Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Himbauan untuk dunia pendidikan juga ditegaskan bahwasannya perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral.

Kegiatan upacara di SMK Negeri 11 Semarang juga diisi dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Para siswa terlihat antusias dan tertib mengikuti jalannya upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Dengan terselenggaranya upacara ini, harapannya seluruh warga SMK Negeri 11 Semarang dapat terus menanamkan jiwa Pancasila di kalangan pelajar. Semangat gotong royong, persatuan, dan cinta tanah air diharapkan tumbuh kuat dalam diri siswa, demi mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi masa depan.

Penulis : Dessy C.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Membumikan Pancasila dalam Sanubari

Kamis, 1 Juni 2023, SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan upacara hari kelahiran Pancasila. Kali ini sebagai petugas upacara adalah pengurus OSIS SMK Negeri 11 Semarang yang didukung oleh PASUS Cakra Satya Dewantara dan Paskibra Pasugama yang membantu menertibkan siswa untuk mengikuti upacara, tim PMR Wira SMK N 11 Semarang yang siap sedia menjaga di barisan […]

Kerohanian Buddha SMK N 11 Semarang (Widya Dharma) sambut Kedatangan Sayadaw Myanmar

Semarang, 2 Desember 2025, dua murid anggota kerohanian Buddha SMK N 11 Semarang (Widya Dharma) menyambut kedatangan Sayadaw Myanmar di Vihara Sima 2500 Buddha Jayanti di bukit Kassapa, Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Sayadaw dari Myanmar bernama Bhante Dhammasara berkunjung ke Vihara Sima 2500 Buddhajayanti dalam rangka napak tilas perjuangan Gurunya yaitu Mahasi Sayadaw […]

OSIS Prayatna Maitri Laksanakan Seminar Moderasi Beragama

“Apa alasan OSIS Prayatna Maitri menyelenggarakan kegiatan Seminar Moderasi Beragama”, pertanyaan yang saya lontarkan kepada peserta seminar ketika saya membuka kegiatan di ruang Mini Teater SMK N 11 Semarang. Pertanyaan yang tidak perlu dijawab, namun perlu diresapi lebih mendalam dan akhirnya perlu direalisasikan. Saya tidak perlu meminta jawaban dari peserta. “Anak-anakku, DNA kita adalah saling […]