Semarak HUT SMK Negeri 11 Semarang Ke-35 Tahun 2025

Semarang – SMK Negeri 11 Semarang menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 pada Kamis, 22 Mei 2025 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang meriah dan sarat makna. Acara dimulai dengan apel bersama di lapangan Krida Ksetra yang diikuti oleh seluruh warga sekolah, termasuk guru, siswa, serta tenaga kependidikan. Pada momen apel pagi yang khidmat dalam rangka perayaan HUT ke-35 SMK Negeri 11 Semarang, Kepala Sekolah Drs. Luluk Wibowo, S.ST.M.T., bertindak sebagai pembina apel. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh warga sekolah, tak lupa beliau menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perjalanan panjang sekolah yang telah berdiri sejak 1989 dan terus berkembang menjadi institusi pendidikan vokasi yang unggul. “Selamat ulang tahun ke-35 untuk SMK Negeri 11 Semarang, semoga semakin jaya, berprestasi, dan terus melahirkan generasi yang siap kerja, cerdas, serta berkarakter,” ujar beliau dengan penuh semangat di hadapan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang hadir memenuhi lapangan sekolah.

Usai apel, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 35 tahun sekolah. Momentum istimewa ini juga ditandai dengan pelepasan 35 balon udara, yang membawa doa dan harapan dari seluruh warga sekolah. Filosofi dari pelepasan balon adalah sebagai lambang cita-cita yang tinggi, harapan yang mengangkasa, serta semangat kebebasan dalam berkarya dan belajar. “Semoga SMK Negeri 11 terus terbang tinggi, memberi manfaat, dan menjadi cahaya bagi dunia pendidikan,” seru Kepala Sekolah.

Lapangan tengah Wirya Khsetra menjadi pusat kemeriahan, di mana digelar pesta siswa berupa pentas seni dan budaya, menampilkan kreativitas siswa dari OSIS dan berbagai ekstrakurikuler. Penampilan band sekolah membawakan lagu lagu bernuansa bit mampu membawa seluruh siswa bahkan para guru ikut serta bernyanyi bersama menambah kemeriahan acara. Turut berpartisipasi tampilan dari ekstrakurikuler tari tradisional dan modern. Benar saja tidak kalah apiknya penampilan dari tarian modern berjudul “Shut Up” dapat menyedot perhatian penonton dengan koreografi energik dan penuh ekspresi, masih terpana dengan pertunjukan sebelumnya, disuguhkan kembali penampilan dua tarian tradisional yakni Denok Deblong dan Sun Kembang Osing berhasil mengangkat budaya Nusantara. OSIS turut pula memeriahkan dengan pertunjukan drama musikal yang memadukan seni peran, musik, dan tari secara harmonis. Pentas ini menjadi ruang ekspresi siswa dalam menyampaikan pesan-pesan moral dan kreativitas di hadapan seluruh warga sekolah. Suasana hangat dan semangat kebersamaan sangat terasa di lapangan Wirya Khsetra, yang menjadi saksi tumbuhnya semangat kolaboratif antar siswa dalam berbagai bidang seni.

Unik dalam perayaan tahun ini, HUT sekolah kali ini rangkain kegiatan dibarengi dengan pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)bertema “Keberkerjaan” tema besar kebekerjaan, menyasar siswa kelas X dan XI. Untuk siswa kelas X, kegiatan difokuskan pada dimensi bernalar kritis dan kreatif dengan subtema “Penguatan Kompetensi Social Media Marketing dalam Menghadapi Tantangan Kebekerjaan di Era Revolusi Industri 4.0”. Melalui serangkaian pelatihan tentang analisys targeting, FBS, USP analysis, serta maslow evidence analysis, dilanjutkan pembuatan K3, foto produk hingga menjadi desain grafis dan praktik langsung pada puncak kegiatan. Puncak kegiatan P5 ditandai dengan gelar karya yang dikemas dalam bentuk pajang karya dan market day. Dalam gelar karya ini, siswa menampilkan hasil proyek mereka, mulai dari konten digital hingga produk-produk yang dijual secara langsung kepada pengunjung. Suasana market day menjadi ajang siswa untuk menerapkan kemampuan komunikasi, kewirausahaan, dan kerja sama tim secara nyata.

Sementara itu, siswa kelas XI mengikuti program “Penguatan Kompetensi Kebekerjaan Melalui One Day Part Time Job” yang dilaksanakan pada 19–20 Mei 2025, menjelang Hari Ulang Tahun sekolah. Program ini memberi kesempatan kepada siswa untuk merasakan langsung dunia kerja melalui kegiatan magang singkat di berbagai unit usaha mitra sekolah. Pengalaman ini tidak hanya membekali siswa dengan kompetensi praktis, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan etos kerja dan tanggung jawab profesional. Kegiatan P5 tahun ini menjadi wadah strategis dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan pembelajaran kontekstual seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap yang relevan dengan kebutuhan industri di era Revolusi Industri 4.0. sejalan dengan semangat pendidikan vokasi abad ke-21.

Selamat HUT SMK Negeri 11 Semarang ke – 35!
“Semoga menjadi pusat pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era global”

Penulis : Dessy C.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Bakti Sosial Ke Panti Asuhan Kembangkan Jiwa Empati Anggota PASUS

Sebuah flayer tentang kegiatan Bakti Sosial yang akan dilakukan oleh satu organisasi yang ada di sekolah bernama PASUS pada hari Sabtu, 25 Maret 2023 di Panti Asuhan Almahadul Qorona Al-Islami. Pasukan khusus yang bernama Cakra Setya Dewantara ini dalam kesehariannya bertugas membantu mengatur ketertiban di sekolah. PASUS merupakan organisasi yang disyahkan oleh Kepala Sekolah, Drs. […]

SMK N 11 Semarang Lakukan Gerakan Menanam Seribu Pohon

Jumat, 9 Desember 2022, SMK Negeri 11 Semarang melakukan kegiatan tanam seribu pohon. Kepala sekolah, Drs. Luluk Wibowo, S.T., M.T di hadapan para guru, karyawan beserta siswa membuka kegiatan ini di depan Joglo SMK Negeri 11 Semarang. Kegiatan menonom pohon ini merupakan sutu bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup yang harus dijaga keberlangsungannya. “Ini merupakan tanggunjawab […]

Optimalisasi Media Kahoot dalam Peningkatan Motivasi Belajar Menulis Aksara Jawa Siswa SMK Negeri 11 Semarang

Oleh: Taufiqul Khoyr Salah satu faktor tercapainya tujuan tujuan pembelajaran yaitu motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor intrinsik (siswa) maupun ekstrinsik (Guru), guru harus melibatkan diri untuk memotivasi belajar siswa. Adanya motivasi akan memberikan semangat sehingga siswa akan mengetahui arah belajarnya. Motivasi belajar dapat muncul apabila siswa memiliki keinginan untuk belajar. Menulis […]