SMK Negeri 11 Semarang Berqurban – Implementasi Social Emotional Learning (SEL) – Empati, Teliti, Gotong Royong, Menyenangkan

Penyerahan Daging Kurban di Panti Yatim Piatu Gedawang

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk merasakan emosi yang dialami orang lain. Berqurban di hari raya Idul Adha merupakan momentum peningkatan kepedulian sosial. Berbagi daging qurban adalah wujud membahagiakan umat manusia yang masuk golongan fakir miskin, yatim piatu, dan anak-anak terlantar.

Senin, 11 Juli 2022 SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan Penyembelihan Hewan Qurban.

Tepat pukul 07.00 WIB gema takbir berkumandang mengiringi penyembelihan kambing qurban yang pertama dengan Sohibul Qurban (mudhohi) bapak Sujinarto bertempat di sisi kiri bangunan Joglo SMK Negeri 11 Semarang. Dilanjutkan dengan penyembelihan kambing qurban dengan mudhohi bapak Agustiawan, bapak Darwito, ibu Suparmi dan 1 ekor kambing atas nama para siswa (dan 2 ekor kambing disembelih tanggal 10 Juli 2022) serta 2 ekor sapi. Penyembelihan sapi dilaksanakan di tempat parkir sepeda motor sebelah barat gedung RPS.

Mudhohi Sapi ke-1 adalah bapak Luluk Wibowo, bapak Slamet, bapak Sulaeman, bapak Sri Harsoyo, bapak Suroso, ibu Titik Sugiarti, dan bapak Maryadi. Mudhohi Sapi ke-2 adalah bapak Maskuri, ibu Murtinem, bapak Ronald, bapak Susilo, bapak Rahmat, bapak Budi dan bapak Sugiarto.

Kepala SMK Negeri 11 Semarang bapak Luluk Wibowo menyampaikan bahwa “Sudah 2 (dua) tahun SMK Negeri 11 Semarang tidak menyelenggarakan Penyembelihan Hewan Qurban di Hari Raya Idul Adha karena Covid-19, untuk itu tahun 1443 Hijriyah / 2022 Masehi selaras dengan Proses Pembelajaran yang sudah 100% Tatap Muka maka dilaksanakan penyembelihan hewan qurban dengan jumlah 2 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Adapun sohibul qurban adalah Kepala Sekolah, Guru, Stakeholder dan siswa.

Di tempat terpisah pak Eko Sunaryo, S.HI. ketua panitia menyampaikan bahwa: “Pembagian daging qurban akan dilaksanakan hari ini tanggal 11 Juli 2022 pukul 11.00 WIB kepada siswa yang fakir miskin = 126 anak, panitia guru = 26 orang, panitia siswa = 22 orang, petugas kebersihan 10 orang, Mudhohi sapi = 14 orang, Mudhohi kambing = 4 orang” dan Panti Yatim Piatu serta Panti anak-anak terlantar di Kelurahan Gedawang dan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik kota Semarang.

Saat menyembelih hewan qurban kambing dan sapi, juga saat memotong-motong daging qurban perasaan saya sedikit lelah,  tapi….. SANGAT SENANG karena untuk memotong daging membutuhkan KETELITIAN yang tinggi, bisa bertemu banyak teman, bisa ngobrol bareng, berGOTONG ROYONG bareng dan juga melatih kerja sama antar teman, ungkap Rafli Ahmad Saputra Kelas: XI DG 3 sebagai ketua panitia siswa.

Sedangkan Aprilia S. kelas XI DG2 mengungkapkan “Alhamdulillah SENANG sekali tentunya karena baru pertama kalinya menjadi panitia qurban dan bisa mendapatkan pengalaman untuk memotong-motong daging bersama-sama teman-teman dan bapak ibu guru. Di sela-sela acara tersebut kami semua bapak ibu guru dan teman-teman semua memasak daging dan makan bersama-sama.

Pada pukul 09.00 s.d. 11.30 WIB dilaksanakan masak bersama siswa didampingi wali kelasnya bertempat di koridor, teras depan kelas dan teras depan bengkel/laboratorium praktik. Bahan dasar yang dimasak adalah daging sapi dan daging kambing. Dari bahan daging tersebut setiap kelas ada yang dimasak gule, tongseng, sate, rawon dan lain-lain. Para siswa dengan suka cita melaksanakan acara masak bersama dan tentunya setelah selesai masak mereka melanjutkan dengan makan bersama yang nasinya mereka bawa dari rumah mereka masing-masing.

Pada pukul 13.00 WIB guru dan karyawan melaksanakan tasyakuran di Joglo dilanjutkan ramah tamah.      

Selain penyembelihan dan pembagian daging qurban, rangkaian acara Idul Adha tahun ini diawali kegiatan Khotmil Quran pada hari Minggu, 10 Juli 2022 pukul 16.00 WIB bertempat di Joglo dengan peserta guru, karyawan TU dan siswa.

Refleksi dari Aprilia S. kelas XI DG2 adalah: “Saya sangat senang sekali tentunya karena dapat bertemu dengan bapak ibu guru dan teman-teman secara bersama-sama mengkhatamkan quran. Hati saya menjadi tenang dan Insyaallah mendapat pahala dari Allah SWT.”

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “SMK Negeri 11 Semarang Berqurban, Implementasi SEL: Empati, Teliti, Gotong Royong, Menyenangkan”.

Penulis : Sujinarto, S.Pd., M.Pd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Kembalikan Kultur Juara di SMK N 11 Semarang

Gerakan Sekolah Menyenangkan “Kita akan mengembalikan budaya juara di SMK Negeri 11 Semarang”, itulah salah satu ajakan Kepala SMK Negeri 11 Semarang, Drs. Luluk Wibowo, S.T., M.T dalam acara upacara bendera yang dilaksanakan di halaman upacara Premium di Kota Semarang, Senin, 18 Juli 2022. Dalam amanatnya, Kepala sekolah mengajak semua siswa untuk menjadi juara dengan […]

Praktikkan Toleransi, Siswa SMK Negeri 11 Semarang Sambut Bhiksu Tudong

“Ribuan lilin dapat dinyalakan dari satu lilin dan nyalanya tidak akan berkurang. Begitupun kebahagiaan tidak akan pernah berkurang walau dibagi-bagi. Terang bagi semua Makhluk”, sebuah ungkapan yang ditulis di atas kertas  oleh perwakilan siswa SMK Negeri 11 Semarang dan dibentangkan untuk penyambutan Bhiksu Tudong. Hari ini,Kamis, 16 Mei 2024, sebanyak 36 perwakilan siswa SMK Negeri […]

Melukis Dinding untuk Project Sosial

Pagi-pagi, 23 Agustus 2023 saya mendapatkan WhatsApp dari Yehezkiel, salah satu siswa kelas XI Animasi SMK Negeri 11 Semarang. “Selamat pagi Pak Di, sampai tanggal 25 Agustus 2022, saya mohon ijin untuk mengikuti kegiatan melukis dinding di daerah Barito, karena deadlinenya tanggal 25 Agustus”. Ia juga mengirim foto progres kegiatan yang dilakukan. Ia mengerjakan project […]