Meneladani Akhlak Nabi, SMK N 11 Semarang Gelar Peringatan Maulid

SMK Negeri 11 Semarang menggelar kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 18 Agustus 2025, di aula sekolah. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh seluruh murid, guru, serta tenaga kependidikan. Dengan mengusung tema โ€œMeneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dengan Menjadi Generasi Berilmu dan Berakhlak Muliaโ€, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai keislaman sekaligus menumbuhkan semangat mencontoh akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Acara resmi dibuka dengan sambutan Kepala SMK Negeri 11 Semarang, Imroโ€™atul Azizah, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meneladani gelar Rasulullah sebagai Al-Amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya. โ€œMurid-murid harus percaya diri, sekaligus bisa dipercaya oleh bapak dan ibu guru serta orang tua. Dengan begitu, kalian telah meneladani salah satu sifat utama Rasulullah SAW,โ€ tegasnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qurโ€™an dan sari tilawah yang disampaikan oleh perwakilan murid. Suasana semakin syahdu ketika seluruh peserta bersama-sama melantunkan sholawat Nabi, yang menambah kekhusyukan dalam memperingati hari kelahiran Rasulullah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ikatan ukhuwah di antara warga sekolah.

Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini tausiyah disampaikan oleh Ustadz Syarif Hidayat, M.Pd. Beliau memaparkan sejarah singkat Rasulullah sejak kelahiran, masa remaja, hingga diangkat menjadi seorang Rasul. Dalam ceramahnya, Ustadz Syarif menekankan bahwa akhlak Rasulullah harus menjadi teladan, terutama dalam hal kejujuran, amanah, kesabaran, dan kasih sayang, yang relevan untuk diamalkan oleh generasi muda di era sekarang.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Syarif, dengan harapan agar seluruh murid SMK Negeri 11 Semarang mampu meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam keseharian. Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter Islami dan membentuk generasi yang berilmu serta berakhlak mulia. Sedangkan bagi murid murid yang beragama Kristen dan Katholik diadakan kegiatan ibadah bersama (Oikumene) dengan persekutuan Doa Karismatik Katholik Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik. Dan untuk murid beragama Buddha melakukan ibadah Puja Bakti bersama Bapak Diyarko,M.Pd. Hal tersebut sebagai wujud keberagaman dan toleransi yang juga diajarkan oleh Rasulullah S.A.W.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Koordinasi Program Kerja Kesiswaan SMK Negeri 11 Semarang Tahun Ajaran 2025/2026, Pengurus OSIS Bahas Agenda Setahun ke Depan

Semarang โ€“ Kegiatan koordinasi program kerja OSIS SMK Negeri 11 Semarang digelar pada (30/7) di ruang Mini Theater sekolah. Acara ini dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, pembina OSIS, serta perwakilan pengurus OSIS. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan rencana kerja organisasi selama satu tahun ke depan. Koordinasi tersebut bertujuan untuk menyelaraskan program […]

Ekstra Painting ย SMK N 11 Semarang Latih Kemandirian Wirausaha

Ekstra painting SMK Negeri 11 Semarang mulai aktif kembali di tahun 2023 ini. Aktifnya kegiatan ini diawali dari proses seleksi peserta yang akan mewakili SMK Negeri 11 Semarang untuk mengikuti lomba painting FLS2N tingkat cabdin I Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Dari seleksi tersebut ternyata setiap peserta memiliki kelebihan dan kekurangan, sehingga belum bisa ditentukan […]

Upacara Memperingati Hari Pramuka Ke-63 SMK Negeri 11 Semarang

Lahirnya Pramuka (Praja Muda Karana) di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional pada kala itu. Menilk pada sejarah kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat penting di Indonesia hal ini bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Sukarno memberikan amanat kepada pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat itu untuk […]