Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Pancasila, sebagai lima rumusan dasar negara, adalah warisan luhur yang harus dijaga sebagai pijakan dalam kehidupan berbangsa. Sebagai pedoman hidup dan pandangan bangsa Indonesia, Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur seperti kepercayaan kepada Tuhan, kemanusiaan, persatuan, kedaulatan, dan keadilan. Pancasila bukan hanya sekadar hafalan, melainkan mengandung filosofi mendalam dan nilai moral yang adi luhung tentang bagaimana kita menghargai keberagaman yang terikat dalam kebinekaan. Sebagaimana yang dikatakan oleh Bung Hatta, “Pancasila adalah jiwa dari kepribadian bangsa.” Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia dapat diartikan sebagai landasan bagi sistem hukum nasional.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila tak lepas dari peristiwa kelam Gerakan 30 September (G30S/PKI) pada 30 September 1965, yang mengakibatkan gugurnya enam Jenderal Angkatan Darat dan satu Perwira lainnya, yang kemudian dikenal sebagai “Pahlawan Revolusi.” Tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila untuk mengenang dan memperingati upaya mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara. Dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila, SMK Negeri 11 Semarang melaksanakan upacara bendera yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Pengibaran bendera setengah tiang pada tanggal 30 September sehari sebelum kelahiran Hari Kesaktian Pancasila menjadi simbol penghormatan kepada para Pahlawan Revolusi yang gugur, dan nama mereka akan selalu diingat sebagai lambang kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara yang dilaksanakan di lapangan Krida Ksetra dengan pemimpin upacara Fahrian Annas, siswa kelas IX, dengan pembina upacara Kepala SMK Negeri 11 Semarang, Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T. Pembacaan “Ikrar Kesaktian Pancasila” oleh pembina upacara didengar dengan khidmat oleh seluruh peserta. Kutipan ikrar yang berbunyi, “maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” memberikan semangat nasionalisme di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi. Diharapkan, siswa-siswi SMK Negeri 11 Semarang dapat memaknai Pancasila sebagai panduan hidup dan menanamkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Seluruh warga SMK Negeri 11 Semarang turut mengucapkan, “Selamat Hari Kesaktian Pancasila! Teladani perjuangan para pahlawan, dan bangun kekuatan bangsa menuju era Indonesia Emas!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Pesantren Ramadhan: Perkuat Keimanan Siswa terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Senin, 27 Maret 2023, SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan pesantren ramadhan yang dilakukan di Masjid Annida. Kegiatan pesantren ramadhan ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, pesertanya adalah siswa yang sedang mengikuti pembelajaran Agama Islam dan Budi Pekerti. Beberapa kelas yang sedang mengikuti pembelajaran PAI diarahkan ke masjid Annida untuk mengikuti kegiatan pesantren ramadhan. […]

Unjuk Kerja Ekstra Kurikuler Tari Widya Nritya

Nilai di atas kertas tidak selalu menjadi patokan kecerdasan murid-murid. Maka dari itu, Ekstrakurikuler Tari Tradisional dan Modern Dance Widya Nritya SMK Negeri 11 Semarang melakukan Penilaian Akhir Semester dari penampilan-penampilan tari pada hari Sabtu, 6 November 2025. Belasan peserta grup tari berkumpul di gedung A SMK Negeri 11 Semarang, akan membawakan 13 jenis tari […]

MPLS Ramah 2025 di SMKN 11 Semarang Resmi Dimulai

Semarang – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 11 Semarang tahun pelajaran 2025/2026 resmi dibuka hari ini, Senin (14/7). Sesuai ketentuan Kementerian Pusat dan Daerah kegiatan MPLS belangsung lima (5) hari. Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di lapangan sekolah Kridha Khsetra dan dibuka secara simbolis oleh Kepala Sekolah Ibu […]