Magang di Kelas X Semakin Bertambah

Minggu kemarin, sudah ada 6 siswa kelas X yang diterima magang di studio Keitoto berdasarkan portofolio pembuatan modeling 3D. Berita diterimanya siswa di studio tersebut sengaja saya share ke group orang tua maupun group siswa kelas X Animasi. Cara inilah yang bisa saya lakukan untuk memantik siswa yang lain agar menyusul mengirim portofolio ke tempat studio atau dunia usaha dan industri kreatif.

Ketika melakukan proses monitoring di Studio Animars Yogyakarta pada tanggal 9 Mei 2023, saya pun mendapatkan berita yang menggembirakan, karena mulai bulan Mei 2023 ini, siswa yang belum magang dipersilahkan untuk mengirim portofolio. Saat itu juga, informasi saya berikan ke group kelas X Animasi.

Giwang yang pertama kali mengirim portofolio, tidak sampai 10 menit setelah link saya kirimkan ke Studio Animars mendapatkan respon yang luar biasa. Dari portofolionya membuat pihak studio Animars langsung memberikan keputusan lolos. Giwang sejak masuk di jurusan Animasi lebih mendalami gambar ilustrasi baik secara manual dan digital. Ia juga tergolong pandai membuat cerita pendek, bahkan tulisan-tulisannya sudah banyak yang dimuat di compasiana.com. Ia juga sering menulis berita untuk dimasukkan di web sekolah dan beberapa  dimuat di website Cabang Dinas Pendidikan wilayah I Provinsi Jawa Tengah. Portofolio Giwang dapat dilihat melalui: 

Hari Rabu, 11 Mei 2023 ada dua siswa lagi yang mengirim portofolio dan segera mendapatkan respon cepat dan dinyatakan lolos, yaitu Andyanti dan Callista. Andyanti merupakan siswa yang sejak masuk di SMK N 11 Semarang tekun membuat gambar ilustrasi dan beberapa animasi pendek sudah dibuatnya. Karya-karya ilustrasinya sudah banyak yang laku dan mendapatkan finansial. Ia terbiasa membuka comission. Karya Andyanti dapat dilihat melalui link 

Callista juga memiliki karakteristik yang sama dengan Giwang dan Andyanti. Ia tekun membuat portofolio melalui karya-karya bebas berupa gambar ilustrasi. Beberapa karyanya selama di kelas X sudah mendapatkan finansial, karena dipesan oleh Client. Portofolio Callista yang menyita perhatian dari Animars dan yang mengantarkan dirinya lolos untuk magang di Animars dapat dilihat melalui link:

Hari Kamis, 12 Mei 2023, ada satu siswa lagi yang dinyatakan diterima karena porfolio yang dikirimnya yaitu Khanza. Siswa kelas X ini memiliki hoby menggambar ilustrasi dan karakter. Awalnya gambar-gambar yang dihasilkan relatif ketinggalan dari siswa lainnya, namun karena ketekunannya, ia mengalami peningkatan hasil gambar yang dibuatnya. Portofolio Khanza dapat dilihat melalui link:

Hari Jumat, 13 Mei 2023, ada dua siswa lagi yang menyusul diterima yaitu Agusta dan Rani. Agusta memiliki passion di bidang pembuatan gambar karakter. Coloringnya juga semakin membaik, wajar jika akhirnya diterima magang. Portofolio Agusta yang mengantarkan dirinya diterima di Animars dapat dilihat melalui link: 

Rani yang sering membuat gambar membuat dirinya diterima di Animars. Ia lebih suka menggambar ilustrasi dan karakter. Coloringnya juga semakin mantap, tak segan-segan ia juga memberi mentoring kepada teman-temannya. Kebaikan-kebaikan yang ia tanam memberikan dampak positif terhadap dirinya dan orang di sekitarnya. Portofolio Rani dapat dilihat melalui link:

Dari keenam siswa yang diterima magang di Animars tersebut ternyata memiliki kesamaan karakter positif yakni tekun dan konsisten. Mereka sudah tidak memikirkan nilai dalam angka-angka, karena lebih memikirkan kualitas portofolio sebagai bagian dari personal brandingnya. Jika digabung dengan yang diterima di Keitoto, sudah ada 12 siswa yang diterima untuk magang di studio industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Keindahan yang Berawal dari Sebuah Titik

โ€œKeindahan yang berawal dari sebuah titikโ€, itulah kalimat yang bisa saya ungkapkan untuk memberikan apresiasi terhadap karya-karya pointilis buatan siswa kelas X Animasi SMK Negeri 11 Semarang.ย Unsur yang paling dasar dalam seni rupa adalah titik. Karya pada gambar di atas merupakan kumpulan dari titik-titik yang dibuat rapat dan renggang sehingga memberi kesan atau membentuk suatu […]

Mentoring Karena Kesadaran Diri

Membangun budaya dibutuhkan waktu yang lama dan diperlukan pantikan-pantikan secara terus menerus sehingga apa yang dilakukan siswa bukan sekedar menjadi habbit namun tumbuh kesadaran diri. Untuk membentuk budaya mentoring perlu dilakukan sistem yang awalnya sedikit memaksa, namun lama kelamaan proses memaksa tersebut harus dilepaskan sehingga yang muncul adalah kesadaran diri untuk berbagi melalui program mentoring. […]

Penilaian dari Studio Lebih Bermakna untuk Siswa

Karya di atas bukan foto, namun beberapa karya modeling 3D dari Sinar Tauladan siswa kelas XI Animasi yang saat ini sedang mengikuti project industri di Keitoto Studio. Seperti biasa, jalinan komunikasi dengan mas Malik, Founder Keitoto Studio terus saya perkuat. Melalui whatsapp saya berkomunikasi untuk menanyakan tentang perkembangan kompetensi siswa yang sedang mengikuti magang dan […]