Membahas Pondasi OSIS melalui LDK

Pagi ini tepatnya pada tanggal 14 April 2023 calon pengurus OSIS SMK N 11 Semarang angkatan 33 dengan sangat semangat mengadakan sebuah rapat di laboratorium  Bahasa guna membahas program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu yang panjang. Pembahasan program kerja OSIS ini juga bagian dari Latihan Dasar Kepemimpinan, dimana setiap anggota pengurus dilatih untuk mengemukakan pendapat, sekecil apapun para pengurus memiliki perannya terhadap kemajuan OSIS. Pembahasan program kerja ini didampining oleh Pak Ranto Teguh Widodo selaku pembina OSIS dan Pak Diyarko selaku waka kesiswaan memberi sebuah catatan lisan pada seluruh pengurus mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik antara para pengurus OSIS dan membangun keberanian untuk berpendapat atau bertukar pikiran. “Menurut kalian struktur OSIS itu apa aja sih?.” tanya pak Ranto. Seluruh anggota OSIS hanya diam tak bersuara, “Ya sudah saya ingin tanya, kalau ingin membangun sebuah rumah itu diperlukan apa aja?. ” lanjut pak Ranto. Analogi tersebut ternyata mampu mencairkan suasana, membuka cara pandang menjadi lebih sederhana. Banyak jawaban dari para pengurus yang justru mencairkan suasana dan jawaban-jawaban tersebut sebagai analogi membangun OSIS tersebut melalui bangunan sebuah rumah. Pondasi yang kuat justru harus dibangun. Visi dan misi OSIS itulah sebagai pondasinya, sebagai kekuatan moral yang akan dicapai bersama-sama.

Dari proses diskusi dapat disimpulkan sementara bahwa calon anggota OSIS masih belum berani untuk mengungkapkan pendapat dan argumennya, masih terlihat takut untuk berbicara jika sala. Pak Diyarko juga menekankan bahwa rapat kali ini merupakan salah satu LDK (Latihan Dasar Kepempimpinan) yang harus dilalui, mereka harus benar benar berani mengutarakan pendapat. Pak Ranto juga menghimbau calon Ketua OSIS,  Marshall Syarif Taufiq dan calon Wakil Ketua OSIS Shavira Erni Ramadani untuk melanjutkan rapat dengan membahas seluruh sekretaris bidang untuk mengumpulkan ide-ide dari masing-masing anggota untuk proker selanjutnya. Ini merupakan bentuk aplikasi dari kegiatan webinar yang dilakukan kemarin, yang membahas tentang GRIT, dimana setiap pengurus harus mampu memetakan dirinya tentan passionnya sehingga mampu memberikan kontribusi kepada OSIS sebagai wadahnya. Tidak lagi saling tunjuk, namun justru setiap individu harus mampu memberikan kontribusi yang sesuai dengan passionnya. 

Ketika para calon anggota OSIS mengeluarkan ide masing-masing, mereka pasti akan berusaha keras untuk menyampaikannya dengan cara itulah para calon anggota OSIS belajar satu sama lain dan akan melengkapi sebuah ide nantinya, dengan bekerja sama dapat memperoleh suatu hasil yang memuaskan. Suatu kerjasama sangat dibutuhkan bagi seluruh calon anggota OSIS dan effort yang diberikan sangat berpengaruh untuk menunjang keberhasilan.

Penulis: Octa Rizki, Editor: Diyarko 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, upacara dilaksanakan di SMK Negeri 11 Semarang pada hari Senin, 10 November 2025, yang dilaksanakan di lapangan Khrida Khsetra. Upacara diikuti oleh seluruh siswa dan siswi kelas 10, 11 dan kelas 12, juga para guru dan karyawan. Pada pukul 07.00 WIB, seluruh siswa-siswi juga para guru dan karyawan sudah berada […]

Serunya Debat Calon OSIS Prayatna Maitri SMKN 11 Semarang

Semarang – Kegiatan debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS Prayatna Maitri SMK Negeri 11 Semarang digelar dengan penuh semangat dan antusiasme pada Kamis, 16 Oktober 2025. Acara dimulai pukul 08.00 WIB di lapangan Wirya Khsetra, di mana para siswa-siswi hadir dengan semangat tinggi untuk menyaksikan jalannya debat. Kegiatan diawali dengan pembacaan basmallah dan diiringi […]

Anak dan Remaja yang Peduli: Aksi Puasa Pembangunan 1

Senin, 23 Februari 2026. Sebelum pembelajaran dimulai oleh seluruh siswa siswi Katolik SMKN 11 Semarang melakukan kegiatan Aksi Puasa Pembangunan (APP) 1. Kegiatan APP 1 diadakan dengan tema “Anak dan Remaja yang Peduli” untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu puasa Katolik, diikuti dengan pengantar dan doa tobat […]