Gema Doa Berkumandang di Bumi Grafika

Kamis, 6 April 2023, terdengar gema doa-doa yang dilantunkan oleh siswa kelas XII SMK Negeri 11 Semarang. Gema doa tersebut terdengar dari Masjid Annida dan terdengar pula lantunan doa dan lagu-lagu rohani yang terdengar dari ruang Laboratorium Bahasa. Hari memang hari yang spesial sebagai momentum bagi siswa kelas XII untuk bermunajad dengan doa demi kelancaran kegiatan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) sebagai penanda akan berakhirnya kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 11 Semarang. Kegiatan doa bersama ini dilaksanakan di bawah koordinasi bidang kurikulum dan bidang kesiswaan. Di Masjid Annida, Kepala sekolah, takmir masjid dan guru Pendidikan Agama Islam, beserta para wali kelas ikut membersamai siswa kelas XII yang beragama Islam melantunkan doa-doa dengan harapan pelaksanaan PSAJ berlangsung dengan lancar serta mendapatkan kelancaran bagi siswa yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, berwirausaha maupun bekerja. Kepala sekolah, Drs. Luluk Wibowo, S.ST, M.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa doa bersama ini sebagai bagian dari ikhtiyar untuk menuju kesuksesan berikutnya.

Usai sambutan dari kepala sekolah dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung Pak Nur Fahmi Arifin, S.Pdi selaku guru Pendidikan Agama Islam. Semua siswa secara serempak melantunkan doa-doa secara khusuk. Gema doa berkumandang layaknya gelombang yang berisi ayat-ayat suci yang mengantarkan ke langit. Doa dari siswa-siswa kelas XII yang memiliki hajat untuk meraih kesuksesan di masa sekarang dan mendatang. Usai doa, dilanjutkan tausiah oleh Pak Abdullah Munif, S.Kom yang memberikan nasehat tentang tiga hal yang menjadi kunci keberhasilan atau kesuksesan seseorang yaitu selalu menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah S.W.T, berbakti kepada orang tua dan selalu bersedekah.

Dari ruangan yang berbeda yaitu lab bahasa, berkumandanglah gema doa dan lantunan lagu-lagu rohani dari siswa kelas XII yang beragama Kristiani (Kristen dan Katolik) yang didampingi oleh guru Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, serta guru-guru lain yang beragama Kristiani. Dengan penuh hikmat, mereka melantunkan doa-doa yang sama demi kesuksesan siswa-siswa kelas XII dalam menempuh PSAJ dan kesuksesan ke depannya.

Dalam kegiatan doa bersama tersebut siswa kelas XII mendapatkan motivasi dari Pak Herry Kristanto tentang kisah sukses Yusuf dalam meraih impiannya melalui tiga kunci kesuksesan, yakni memiliki visi yang jelas, tahan terhadap ujian dan memiliki hati yang penuh kasih.

Dari dua tempat kegiatan tersebut ada satu point penting yang bisa dipetik untuk menuju kesuksesan sebagai perwujudan doa-doa yakni membersihkan hati dan mengisinya dengan cinta kasih. Inilah yang terjadi di SMK Negeri 11 Semarang, gema doa dilantunkan secara bersama-sama untuk membentuk energi positif dengan harapan terkabulnya doa-doa menuju kesuksesan bersama. (Penulis, Diyarko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

Menjadi Pendengar

Guru itu harus mampu menjadi pendengar yang baik ketika murid bercerita. Itu adalah kemampuan yang harus dimiliki guru agar murid merasa senang bisa bercerita. Bercerita dari apa yang telah dibacanya merupakan salah satu indikator keberhasilan literasi. Hal inilah yang dibiasakan di jurusan Animasi SMK N 11 Semarang. Di saat jam produktif yang panjang, murid-murid membuat […]

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMK Negeri 11 Semarang Berjalan Dengan Lancar dan Tertib

Sebanyak 561 siswa dari 16 rombongan belajar (rombel) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 11 Semarang berpartisipasi dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025 yang dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada tanggal 3-4 November 2025, diikuti gelombang kedua pada tanggal 5-6 November 2025. Peserta TKA ini berasal dari konsentrasi keahlian Desain Komunikasi Visual, Teknik Grafika, […]

Olahrasa dari Pejuang Kebersihan

“Matur nuwun Pak Kamto. Ibarat hukum *Kekekalan Energi* Bila yang bapak berikan ke sekolah lebih besar dari yang bapak terima, kelak bapak akan panen dalam bentuk lain”, sebuah pesan yang disampaikan Pak Luluk, Kepala SMK Negeri 11 Semarang melalui whatsapp resmi office. Pesan tersebut bukan sekedar memberikan penghargaan kepada Pak Kamto sebagai petugas kebersihan namun […]