Bahagianya Melebihi dapat Nilai Seratus

“Bahagianya melebihi dapat nilai seratus”, ungkap Bahtera siswa kelas X Animasi SMK N 11 Semarang setelah bertemu dengan Kasi SMK Cabang Dinas Wilayah I, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.  Pagi ini, Jumat, 30 September 2022, dapat bertemu langsung dengan Pak Andang, kasi SMK Cabang Dinas Wilayah I untuk menyerahkan hasil karya berupa karikatur wajah beliau. Perasaan bahagia terpancar dari keduanya. Pak Andang merasa bahagia ketika melihat anak-anak didik seperti Bahtera mampu mengembangkan potensi dan passion yang dimiliki, ungkap Pak Andang. Beliau juga berpesan untuk terus mengembangkan talentanya dengan terus berlatih.  Ini adalah roh dari penerapan kurikulum merdeka, yakni mengembangkan segala kodrat yang dimiliki anak didik sehingga sehingga mencapai versi terbaiknya masing-masing. Dari sudut pandang Bahtera, kebahagiaan yang didapatkan ketika bisa bertemu dengan orang-orang penting dan mendapatkan apresiasi positif. Ia merasa bahwa kebahagiaannya melebihi nilai 100.

Melihat kebahagiaan yang diperoleh Bahtera menjadi inspirasi bagi kita sebagai guru, bahwa proses dan penguatan positif menjadi hal penting untuk meningkatkan great dan kompetensi siswa. Peran guru bukan sekedar memberikan feedback dari karya yang sudah dibuat agar karyanya semakin melejit, namun dapat pula menjadi penghubung antara siswa dengan dunia luar sekolah. Bagi saya, mengenalkan anak dengan pihak luar jauh lebih penting daripada nilai-nilai angka yang belum tentu bermakna bagi siswa. Bahagia saya saat ini ketika melihat anak didik memperoleh kebahagiaan dan meningkat motivasinya untuk membuat karya yang lebih baik lagi.

Mengenalkan Bahtera kepada orang-orang penting merupakan bagian dari penguatan positif dan penghargaan kepada Bahtera. Penguatan positif ini akan memunculkan hormon-hormon kebahagiaan yang berada di limbik sistem. Limbik sistem yang berkembang dengan baik akan mengaktifkan berkembangnya saraf-saraf yang ada neocortex yang akan memunculkan kreativitas. Mudah-mudahan dari proses ini akan membuat anak didik seperti Bahtera akan mampu menghasilkan karya yang spektakuler di bidang gambar dan lukisan di masa depannya.

Penulis : Diyarko

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

SMK Negeri 11 Semarang Berqurban – Implementasi Social Emotional Learning (SEL) – Empati, Teliti, Gotong Royong, Menyenangkan

Empati merupakan kemampuan seseorang untuk merasakan emosi yang dialami orang lain. Berqurban di hari raya Idul Adha merupakan momentum peningkatan kepedulian sosial. Berbagi daging qurban adalah wujud membahagiakan umat manusia yang masuk golongan fakir miskin, yatim piatu, dan anak-anak terlantar. Senin, 11 Juli 2022 SMK Negeri 11 Semarang menyelenggarakan Penyembelihan Hewan Qurban. Tepat pukul 07.00 WIB […]

Sharing Bersama SMK Tarcisius di Jurusan Animasi SMK N 11 Semarang

Jumat, 2 September 2022, Jurusan Animasi SMK N 11 Semarang dikunjungi oleh beberapa guru dari SMK Tarcisius Semarang.  Kunjungan tersebut dalam rangka studi banding sebagai penjajagan awal untuk membuka jurusan baru di sekolah tersebut. Setelah diterima oleh kepala sekolah beserta wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan bidang hubungan masyarakat, tamu tersebut diajak untuk mengunjungi  ruang […]

Keseruan Merancang Project Based Learning

Meskipun lesehan, para guru normatif, adaptif dan produktif tetap semangat berkolaborasi merancang project based learning. Kegiatan tersebut dilaksanan dalam acara workshop perubahan mindset yang dilaksanakan pada tanggal 18-19 Agustus 2022. Salah satu bagian dari serangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan oleh SMK Pusat Keunggulan. Di tahun 2022 ini, SMK Negeri 11 Semarang mendapatkan kepercayaan menjadi SMK […]