
Pada tanggal 18 sampai dengan 19 Agustus 2022, SMK Negeri 11 Semarang sebagai pelopor Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) menggelar Workshop Penguatan Karakter Berbasis Mindset Change. Dalam acara ini diikuti kurang lebih 30 guru dari berbagai kompetensi keahlian yang ada di SMK Negeri 11 Semarang. Narasumber nasional Gerakan Sekolah Menyenangkan dalam acara tersebut adalah Diyarko, M.Pd., dan Sujinarto, S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari serangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan oleh SMK Pusat Keunggulan. Di tahun 2022 ini, SMK Negeri 11 Semarang mendapatkan kepercayaan menjadi SMK Pusat Keunggulan sekaligus SMK Pemadanan.

Di sesi awal workshop, narasumber memutarkan video inspirasi tentang guru oleh Muhammad Nur Rizal, Ph.D. (Founder Gerakan Sekolah Menyenangkan), salah satu konten dari video tersebut tentang data ketertinggalan pendidikan di Indonesia dengan negara-negara lain. Kemudian pada sesi berikutnya pemaparan tentang penumbuhan karakter melalui berbagai kegiatan yang meliputi olah raga, olah pikir, olah rasa dan olah laku.

Kolaborasi guru di sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan model pembelajaran yang menyenangkan. Beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu merubah mindset tentang sekolah yang memberikan penekanan pada peserta didik menjadi sekolah yang menuntun peserta didik sesuai dengan minat bakatnya, menciptakan lingkungan belajar yang positif yaitu lingkungan sekolah nyaman dan menyenangkan, pembelajaran menyenangkan dengan kegiatan pembelajaran interaktif serta memberi ruang kepada peserta didik untuk berperan dalam menentukan capaian tujuan pembelajaran, melibatkan orang tua peserta didik dan juga industri dalam penyelarasan kurikulum.

Pada sesi terakhir dalam workshop tersebut diberikan materi tentang Project Based Learning yaitu projek pembelajaran yang melibatkan guru normatif, adaptif dan produktif untuk berkolaborasi merancang pembelajaran berdasarkan projek. Ditekankan pula tentang rencana tindak lanjut setelah mengikuti workshop ini agar projek yang sudah dibuat dapat diimplementasikan dalam pembelajaran bagi siswa.
Penulis : Royan



