Semarang 21 Mei 2024, SMK Negeri 11 (Grafika) Semarang mendapat kunjungan dari empat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Kota Semarang. Keempat sekolah tersebut adalah SMA Negeri 8 Semarang, SMA Negeri 9 Semarang, SMA Negeri 10 Semarang, SMA Negeri 13 Semarang. Peserta kunjungan masing-masing sekolah terdiri atas delapan peserta didik, satu guru pendamping dan Kepala Sekolah. Kunjungan dilakukan dalam rangka mengikuti kegiatan Sinergi SMK-SMA Kota Semarang sebagai bentuk kolaborasi antara satuan pendidikan. Capaian kegiatan ini adalah untuk implementasi kurikulum merdeka bidang mata pelajaran Pendidikan Kewirausahaan (PKWU) di SMA masing-masing dan sebagai wadah pengembangan keterampilan kecakapan hidup berkelanjutan khususnya di era digitalisasi.

Sinergi SMK-SMA menjadi salah satu program yang digagas oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I. SMK Negeri 11 Semarang oleh CABDIN Wilayah I diberi kesempatan untuk memberikan pelatihan kepada peserta didik SMA Negeri 8, SMA Negeri 9, SMA Negeri 10, dan SMA Negeri 13 Semarang di bidang kejuruan. Adapun materi pelatihan kejuruan meliputi; Desain Grafis, Fotografi, Sosial Media Marketing (SMM) dan Cetak Sablon.

Drs. Luluk Wibowo, S.ST., M.T. Kepala SMK Negeri 11 Semarang dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya kegiatan ini sangat baik sebagai sharing ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari oleh siswa-siswi SMK, dapat ditularkan kepada siswa- siswi SMA, sehingga dapat memberi dampak positif untuk peserta pelatihan dan dapat diaplikasikan di sekolah masing-masing. Pada akhir sambutannya Beliau menyampaikan siap memberikan pelatihan lanjutan dalam jumlah peserta pelatihan yang lebih banyak dari masing-masing sekolah SMA yang tergabung dalam kegiatan Sinergi SMK-SMA kota Semarang.


Pada pertemuan kedua ini bertempat di ruang Mini Teater SMK Negeri 11 Semarang, dipaparkan materi umum tentang Teknik Dasar Desain Grafis, Teknik dasar Fotografi dan Sosial Media Marketing (SMM). Antusiasme peserta kegiatan Sinergi SMK-SMA kota Semarang terlihat pada saat diskusi dan tanya jawab yang diikuti oleh empat Kepala Sekolah SMA Negeri, enam guru pendamping dan 34 siswa perwakilan dari masing masing SMA. Para peserta didik dan guru pendamping sangat tertarik dengan materi-materi kejuruan yang dipresentasikan oleh narasumber guru SMK Negeri 11 Semarang. Suasana diskusi berjalan sangat interaktif dengan pertanyaan-pertanyaan dari peserta dan dipandu masing-masing narasumber, Moch. Hamrowi, S.Si., M.Kom., Muhammad Royani, S.Kom., MM., dan Rubadi, S.Ds.


Untuk materi Sosial Media Marketing (SMM) dijelaskan berbagai keberhasilan SMK Negeri 11 Semarang dalam mengimplementasikan SMM pada lebih dari 90 UMKM di kota semarang. Pada event tersebut dihadirkan tiga siswa-siswi SMK Negeri 11 Semarang membagikan pengalamannya secara pribadi (Best practice) di bidang Sosial Media Marketing. Abinaya Beryl Ibrahimovic (XI DRV I ), Raisabila Rizki Nurbarokah (XII MM 4), dan Keysia Ariska Haliza (XI DKV 3) dengan percaya diri menceritakan berbagai pengalaman dan effort mereka memulai menjadi sosial media marketer hingga sekarang sudah mendapat predikat junior profesional dalam bidang tersebut. Hal ini menjadi kesan bagi peserta pelatihan bahwa seorang yang masih berstatus siswa bisa berwiraswasta dan mendapatkan penghasilan, maka semangat membangun jiwa entrepreneurship sejak muda dapat disandang oleh mereka. Untuk pertemuan selanjutnya akan segera direalisasikan jadwal teknis Pembelajaran Kolaborativ Kejuruan SMK Negeri 11 Semarang dengan SMA terkait di kota Semarang.
Penulis : Desy Cahyaningrum, S.Pd.
Editor : Darwito, S.Pd.



